Mon. Oct 21st, 2019

Disbudpar Provinsi Jambi Gelar Pembinaan Desa Wisata di Desa Air Batu Merangin

Inilahjambi – Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jambi menggelar kegiatan Pembinaan Desa Wisata di Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin pada 7 Agustus 2019.

Menurut Kepala Disbudpar Provinsi Jambi Ujang Hariadi yang diwaikili Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Sundari SE, kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program pengembangan destinsi pariwisata.

Kegiatan ini juga untuk memicu peningkatan peran serta masyarakat dalam pengembangan kemitraan pariwisata dalam memperkuat tata kelola dan pemberdayaan masyarakat di destinasi Pariwisata.

Baca juga : Disbudpar Provinsi Jambi: Pembinaan Desa Wisata Penting untuk Pengembangan Destinasi

“Kegiatan ini penting agar dapat berdaya saing dengan destinasi daerah lain,” ujar Ujang Hariadi dalam sambutannya yang disampaikan Sundari SE.

Dipaparkan Sundari, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya membentuk sebuah wadah yang dapat mengatur, menata dan memberdayakan masyarakat di sekitar daya tarik wisata.

“Agar lebih terarah dalam mengembangkan potensi-potensi pariwisata yang ada didaerahnya,” lanjut dia lagi

Hadir sebagai narasumber di kegiatan tersebut adalah praktisi pariwisata Ansori Purnomo dan Roy Maryadi.

Selain itu hadir juga plt. Kepala Desa Air Batu, Kadisbudparpora Kabupaten Merangin yang diwakili oleh kepala bidang pariwisata.

Lebih lanjut dipaparkan Sundari,  kegiatan ini diharapkan dapat memujudkan penataan dan pengelolaan desa wisata yang berbasis masyarakat yang berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melalui produk dan jasa yang dihasilkan di desa wisata seperti home stay, usaha kuliner, cinderamata, pemandu wisata dan lain sebagainya.

“Kemudian diharapkan terwujudnya kemampuan masyarakat setempat untuk memelihara, menggali, mengembangkan keanekaragaman seni budaya. Ini berguna bagi kelengkapan atraksi wisata yang dapat dinikmati oleh pengunjung dan tersedianya makanan khas daerah dari bahan bahan yang ada di desa tersebut,” ujar Kadis lagi.

Sementara itu Ansori Purnomo menjelaskan tujuan pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis) yakni untuk meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai subjek atau pelaku penting dalam pembangunan kepariwisataan, serta dpt bersinergi dan bermitra dg pemangku kepentingan terkait dalam meningkatkan kualitas perkembangan kepariwisataan di daerah.

“Membangun dan menumbuhkan sikap dan dukungan positif masyarakat sebagai tuan rumah melalui perwujudan nilai sapta pesona bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwistaan di daerah dan manfaatnya bagi pembangunan daerah maupun kesejahteraan rakyat;
Memperkenalkan, melestarikan dan memanfaatkan potensi daya tarik wisata yang ada di masing-masing daerah,” pungkasnya.

Sudah dibagikan