Dor! Pengusaha Tambang di Jambi Upah Pembunuh Bayaran di Medan Habisi Lawan?
Inilahjambi – Polisi berhasil menangkap komplotan pembunuh seorang pengusaha airsoftgun di Medan, Sumatera Utara, Indra Gunawan alias Kuna (45 tahun) pada Minggu 22 Januari 2017.
Salah satu dari 7 anggota komplotan pembunuhan ini berinisial RJ. Pengusaha tambang ini ditangkap di Jambi. RJ diduga sebagai otak pembunuhan Kuna.
Kuna terbunuh dengan cara ditembak oleh kawanan ini di depan tokonya pada Rabu 18 Januari 2017 di Jalan Ahmad Yani, Medan, sekitar pukul 09.00 WIB.
Dirkrimum Polda Sumut Kombes Nurfallah mengatakan, pelaku RJ yang ditangkap di Jambi mungkin akan sampai di Medan pada esok hari (Senin).
“Dia (RJ) pengusaha tambang. Dia mengirimkan dana kepada para pelaku. Uang yang dikirimnya sekitar Rp 50 juta,” kata Nurfallah dilansir Detik.com.
Baca juga:
Dia menyatakan kasus tersebut saat ini masih terus didalami. Penggeledahan yang dilakukan petugas di rumah sejumlah pelaku bertujuan untuk mencari kemungkinan barang bukti lainnya.
“Jadi, satu minggu sebelumnya ini sudah direncanakan. (Pemeriksaan) sementara diduga dendam. Ini masih kita dalami dulu,” kata Nurfallah.
Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel, mengatakan, selain menangkap salah satu komplotan pelaku pembunuhan pengusaha airsoft gun, Indra Gunawan alias Kuna (45), polisi juga berhasil menangkap seorang yang diduga sebagai otak pembunuhan tersebut. Otak pembunuhan itu diketahui berinisial RJ.
“Baru saja (sore ini) tertangkap (RJ). Tertangkapnya di Jambi. Jumlah pelaku tujuh orang ditangkap di Medan dan satu orang di Jambi,” kata Irjen Rycko Amelza Dahniel, kepada wartawan saat jumpa pers di RS Bhayangkara Medan, Minggu 22 Januari 2017.
Jenderal bintang dua itu tidak menyebut secara detail soal penangkapan RJ di Jambi. Saat ini, kata Rycko, tim gabungan Polrestabes Medan dan Polda Sumut tengah menggeledah sejumlah rumah pelaku yang ditangkap sebelumnya, yang berjumlah tujuh orang.
“Saya sudah ultimatum sangat keras kepada preman, apalagi pembunuh bayaran seperti ini, yang mengganggu dan membuat takut masyarakat Kota Medan dan Sumut. Saya tegaskan berkali-kali, saya akan tindak tegas preman, apalagi para pembunuh yang menakut-nakuti warga Medan,” jelas Rycko.
Hingga kini, inilahjambi tengah berusaha mengkonfirmasi kabar penangkapan ini ke pihak kepolsian di Jambi.
(Muhammad Ikhlas)
