Tue. Mar 19th, 2019

Dua Homo Bugil dalam Mobil Digerebek Polisi, Diduga Sedang Overdosis

Pasangan homoseksual digerebek aparat kepolisian saat tengah memadu kasih di dalam mobil, di kawasan Pasar Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah/Suara.com

Inilahjambi – Pasangan homoseksual digerebek aparat kepolisian saat tengah memadu kasih di dalam mobil, di kawasan Pasar Trangkil, Kabupaten Pati , Jawa Tengah.

Kedua lelaki penyuka sesama jenis itu ditangkap tengah telanjang buat dan lemas di dalam mobil bernomor polisi B 2254 KFB, yang terparkir di halaman depan Bank Mandiri Pasar Trangkil, Kamis 20 Desember 2018 siang sekitar pukul 11.45 WIB.

Baca juga: Kades yang Tertangkap Narkoba dan Senpi, Bunuh Warga Mestong, Satu Tewas, Lainnya Kritis…

Kapolres Pati Ajun Komisaris Besar Jon Wesley Arianto melalui keterangan tertulis, Jumat 21 Desember 2018, mengatakan kedua pasangan homoseksual tersebut diduga overdosis narkoba.

“Menurut laporan, keduanya sempat turun dari mobil. Mereka tampak biasa-biasa saja. Tapi, setelah kembali memasuki mobil, warga sekitar mulai curiga. Sebab, mereka membuka semua pakaian dan dibuang keluar mobil,” kata Arianto.

Lihat : Caleg Cantik dari PKB Ditangkap Polisi saat Mau Edarkan Sabu

Melihat kejanggalan terebut, satpam penjaga Bank Mandiri Pasar Trangkil dan warga menghampiri dan meminta kedua lelaki itu keluar dari dalam mobil.

Namun, berdasarkan kesaksikan warga, kedua lelaki itu tak mau menurut dan justru menendang kaca mobil dari dalam hingga retak.

“Warga juga takut, karena mereka melihat keduanya membawa senjata tajam. Keduanya sudah telanjang dan warga mencium bau tak sedap dari dalam mobil.”

Satpam lantas berinisiatif mengontak Polsek Wedarijaksa. Setelahnya, Kapolsek Wedarijaksa Ajun Komisaris Teguh Heri Rustianto dan anak buahnya datang.

Kedua lelaki tersebut berhasil dipaksa keluar dan ditangkap aparat Polsek Wedarijaksa. Proses penangkapan itu sempat menyita perhatian warga dan menimbulkan kemacetan lalu lintas.

“Kini, keduanya sedang dirawat di rumah sakit. Belum bisa dimintakan keterangan. Dugaan sementara mereka overdosis. Kasusnya ditangani kami,” kata Arianto.

 

 

Sudah dibagikan