Mon. Jun 17th, 2019

Kades yang Tertangkap Narkoba dan Senpi, Bunuh Warga Mestong, Satu Tewas, Lainnya Kritis…

Kades Tampang Baru, Usman saat mendapatkan perawatan di RS Bayung Lencir/Sumselupdate

Inilahjambi – Mantan Kades Desa Tampang Baru, Bayunglencir, Anang Sukri terlibat pembunuhan di daerahnya, pada Kamis 20 Desember 2018, sekira pukul 09.00 WIB.

Korbannya adalah Romli dan Usman. Romli tercatat sebagai warga Perumahan Puri Angsa Asri II, Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Muaro Jambi. Sementara Usman merupakan Kepala Desa Tambang Baru kini.

Baca juga: Panik Melihat Petugas BNN Kota Jambi, Feri Kabur Tinggalkan Istri

Usai membacok Romli dan Usman, Anang Sukri kabur. Aparat Polsek Bayunglencir masih memburu pelaku.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kapolsek Bayung Lencir AKP Bagus Adi Suranto, SIk saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini personel gabungan Polres Muba dan Polsek Bayunglencir sedang mencari keberadaan pelaku,” katanya dilansir Sumselupdate.com, Kamis 20 Desember 2018.

Lihat lagi: Terkait Kasus Perumahan PNS, Madel Mantan Bupati Sarolangun Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Berdasarkan informasi yang didapatkan, pembunuhan ini akibat sengketa tanah antara para pihak yang terlibat pertikaian ini.

Romli mengembuskan napas terakhir lantaran mengalami luka parah di bagian tangan dan paha akibat sabetan senjata tajam yang ditebaskan oleh pelaku Anang Sukri.

Sementara Usman yang terkena empat bacokan di bagian punggungnya, selamat dari maut setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayung Lencir.

Sekretaris Desa Tampang Baru, Dian Kusuma menuturkan, sengketa tanah ini diduga bermula saat Anang Sukri menjual tanah. Tanahnya ternyata berbatasan dengan tanah milik sang kades, Usman. Di lokasi bersengketa tersebut, korban Romli juga memiliki beberapa bidang tanah.

Baca jugaRatusan Milyar Proyek Jalan Nasional di Jambi Dikerjakan, Aktivis Ini Siap Ungkap…

Menurut Dian, diduga Anang Sukri melakukan penyerobotan tanah sehingga peristiwa berdarah ini terjadi.

“Entah bagaimana si Anang Sukri diduga menyerobot tanah milik Pak Kades. Nah, kemudian tanah tersebut digusur oleh Pak Kades sesuai batasan miliknya,” katanya.

Usman yang sedang dirawat di RSUD Bayung Lencir, mengaku, dia dan Romli hendak menemui Anang Sukri untuk menyelesaikan persoalan tanah tersebut.

Namun di lokasi kejadian dia melihat pelaku Anang Sukri membacok tubuh Romli yang baru saja tiba di TKP.

Melihat Romli dibacok hingga bersimbah darah, Usman berusaha melarikan diri. Namun upayanya untuk berlari sia-sia. Sedikitnya, empat bacokan parang membelah bagian punggungnya.

“Kalau saya tidak lari mungkin saya sudah akan dibacok sampai mati oleh pelaku, kami juga niat ingin bertemu di lokasi untuk menyelesaikan masalah tanah tersebut,” katanya sambil meringis kesakitan.

Narkoba dan Senpi

Berdasarkan dokumen Inilahjambi diduga pelaku merupakan Kades yang pernah tertangkap mengkonsumsi narkoba dan kepemilikan senjata api. Dia ditangkap di Perumahan Beliung, Kotabaru pada 31 Maret 2015 lalu sekitar pukul 05:00 wib pagi.

Saat itu petugas mengamankan satu pucuk senjata api (senpi) milik pelaku. Saat di lakukan tes urine, pelaku positif mengunakan narkoba.

Dari informasi yang didapat, pelaku memiliki rumah di Kota Jambi, salah satunya salon Kevin di kawasan STM Bawah, Samping Jamtos, Kota Jambi.

 

 

 

Sudah dibagikan