Dulu Koruptor, Sekarang Dia Nyaleg Lagi…

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Bagikan:

Dulu Koruptor, Sekarang Dia Nyaleg Lagi…


Inilah Jambi – Sebuah petisi di situs change.org dibuat oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersij yang terdiri dari Indonesia Corruption Watch/ ICW; Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi/ Perludem; Komite Pemantau Legislatif/ Kopel/Pusako Andalas.

Petisi ini bertujuan mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuntaskan rancangan peraturan KPU yang melarang seorang koruptor ikut mencalonkan diri sebagai anggota Dewan.
Sayangnya, mayoritas partai politik menentang usulan KPU ini. Selengkapnya simak petisi ini di situs change. org dan tandatangani kalau setuju.

Selengkapnya Klik disini: 

KPU mau buat peraturan agar mantan terpidana korupsi dilarang nyaleg. Tapi usulan itu ditentang mayoritas partai politik!

Sebentar lagi kita akan menggelar Pemilu 2019. Artinya, kita akan punya DPR, DPD, dan DPRD formasi baru periode jabatan 2019-2024. Daftar calonnya akan mulai diajukan pada 4-17 Juli 2018 mendatang. Sudah sebentar lagi!

Saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah merancang Peraturan KPU tentang Pencalonan Anggota Legislatif. Kerennya, KPU mengusulkan mantan terpidana korupsi tidak dapat menjadi calon anggota legislatif.

Kata KPU, larangan ini untuk mendorong pemilu yang lebih berintegritas dari sisi kandidatnya. Selain itu, larangan ini juga ditujukan untuk mendorong DPR, DPD, dan DPRD yang lebih bersih dari korupsi.

Masih ingat, kan, berapa banyak anggota DPR dan DPRD kita yang telah terbukti terlibat kasus korupsi? Bahkan, di beberapa daerah seperti Provinsi Sumatera Utara dan Kota Malang, puluhan anggota legislatif terlibat kasus korupsi yang sama. Artinya, korupsi di lembaga legislatif sudah sedemikian parah!

Dengan desain peraturan yang berlaku saat ini, mantan terpidana korupsi dapat menjadi calon anggota legislatif. Oleh karena itu, usulan KPU ini sangat penting dan diperlukan.

Sayangnya, mayoritas partai politik yang tidak setuju dengan usulan KPU ini.

Kalau kamu tidak rela lembaga legislatif diisi oleh orang-orang yang sudah terbukti pernah korupsi, ayo dukung KPU agar konsisten memasukkan larangan mantan terpidana korupsi dalam PKPU Pencalonan. Langkah sederhana yang bisa kamu lakukan adalah dengan menandatangani dan menyebarkan petisi ini!


Parpol di Jambi Kirim 9 Mantan Koruptor Sebagai Bacaleg 2019, Terbanyak se Indonesia

Inilah Jambi – Provinsi Jambi menjadi daerah yang paling banyak ‘mengirimkan’ mantan terpidana kasus korupsi sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) untuk DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota pada pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang. Jumlahnya mencapai 9 orang.

Sementara jumlah total keseluruhan Bacaleg bekas koruptor dari 11 Provinsi, 93 Kabupaten dan 12 Kota berdasarkan identifikasi Badan Pengawas Pemilu RI mencapai 199 orang.

Sebanyak 9 orang bacaleg dari berbagai partai politik ini menempatkan Jambi sebagai daerah urutan pertama dengan Bacaleg bekas koruptor.

Tidak disebutkan siapa saja bacaleg bekas koruptor itu. Namun dalam salinan berkas yang beredar di kalangan wartawan di Jakarta, dan didapatkan inilahjambi, sejak Kamis 26 Juli 2018 ini, terdapat sejumlah nama bacaleg Jambi yang teridentifikasi oleh Bawaslu RI sebagai mantan koruptor baca selengkapnya 

 

(Olivia Admira)

Bagikan:
SOROTAN