Sun. Jan 19th, 2020

Gubernur Jambi Hadiri Peresmian Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren As’ad

3 April 2019

Inilahjambi – Gubernur Jambi, Fachrori Umar menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Haul Masyayekh yang dilanjutkan dengan Peresmian Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren As’ad. Bertempat di Ponpes As’ad, Seberang Kota Jambi, Rabu 3 April 2019.

Pada kesempatan ini turut hadir Wakil Wali Kota Jambi Maulana, Direktur Astra Internasioal, Direktur OJK RI, Forkopimda, Perwakilan Bank Indonesia dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Direktur Astra menyampaikan dibentuknya Bank Wakaf Mikro ini guna meningkatkan inklusi keuangan yang ada di Kota Jambi.

“Astra dan anak perusahaan di lini bisnis jasa keuangan berkomitmen untuk menjadi donatur Bank Wakaf Mikro yang berdiri atas izin OJK Jambi,” kata dia.

Dirinya juga berharap dengan adanya Bank Wakaf Mikro dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dalam meningkatkan literasi jasa keuangan. “Kami sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Fachrori Umar dalam sambutannya juga menyambut baik adanya Bank Wakaf Mikro yang berpusat pada pesantren dan bertujuan untuk memberikan pinjaman modal usaha.

“Bank Wakaf Mikro merupakan lembaga keuangan mikro yang didirikan atas izin OJK, berpusat pada pesantren dan bertujuan untuk memberikan pinjaman modal usaha kepada masyarakat menegah ke bawah,” kata dia.

“Hadirnya Bank Wakaf Mikro ini dilatar belakangi untuk menjawab keluhan masyarakat di pedesaan, agar mendapat akses layanan bank,” ujarnya. Lanjutnya, masyarakat pedesaan juga memerlukan layanan bank untuk meningkatkan usahanya.

Disampaikan oleh Direktur OJK RI, Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren yang berdiri atas izin OJK, dengan kolaborasi Astra ini guna membina umat dan ingin memberikan tambahan warna untuk bisa hidup sejahtera adil dan makmur.

“Supaya tidak lagi terjerat dengan rentenir, dengan adanya Bank Wakaf Mikro tanpa bunga. Jadi masyarakat bisa ringan, karena tidak pakai bunga,” kata dia.

“Sistemnya hanya ada biaya operasional 3 persen, dibayar saat ikut halaqah mingguan,” tambahnya.

BERITA LAINNYA
Sudah dibagikan