Hotel Esek Esek di Kota Jambi, Cara Pasangan Mesum Kelabui Pihak Hotel

Hotel Esek Esek di Kota Jambi, Cara Pasangan Mesum Kelabui Pihak Hotel

Hotel Esek Esek di Kota Jambi

Baca juga:

Inilahjambi – Hotel kerap menjadi salah satu pilihan untuk ‘persinggahan’ oleh para pasangan tanpa status yang sah untuk memadu kasih. Hal ini kerap menjadi temuan di Kota jambi.

Terbukti dari Operasi Pekat yang dilakukan aparat kepolisian, dalam beberapa waktu terakhir.

Selama operasi, banyak ditemukan pasangan-pasangan yang diketahui tidak mempunyai status sah, dipergoki tengah asik berduaan dalam kamar hotel yang ada di Kota Jambi.

Jambi Independent pun melakukan penelusuran. Rupanya, para pasangan gelap ini memang sengaja memilih hotel yang memiliki harga kamar murah.

Harga menjadi faktor utama, hingga tak terlalu menguras kocek.

Berbagai modus pun kerap dilakukan oleh pasangan ini. Seperti yang diceritakan seorang pria, yang kerap membawa pasangan gelapnya ke hotel. Pria berusia 24 tahun itu, mengaku sering membawa pacarnya untuk indehoy di kamar hotel.

Agar bisa lolos dari pantauan petugas hotel, awalnya dia datang untuk check in seorang diri. Setelah mendapat kamar, Bujang-sebut saja begitu-barulah dia menghubungi kekasihnya agar masuk ke dalam kamar.

“Setelah dapat kamar, jangan langsung dihubungi pacar tu, tunggu sekitar setengah jam, biar dak curiga resepsionisnyo,” kata dia, mewanti-wanti.

Lain lagi trik yang dipakai oleh sumber Jambi Independent lainnya.

Sebut saja Kulup. Menurut dia, ada beberapa hotel tertentu yang memang sudah mahfum jika melihat tamu muda yang datang berduaan. Saat ingin memesan kamar, dia selalu bersama dengan kekasihnya.

“Untuk apo sembunyi-sembunyi, tau samo tau be dengan orang hotelnyo,” kata dia, sambil senyum-senyum.

Lanjutnya, dia memang tahu beberapa hotel yang memang sengaja mengendurkan pengawasan.

Khususnya untuk tamu yang ingin esek-esek di kamar. Jadi, sang resepsionis pun biasanya tak akan banyak bertanya pada tamu mereka. Tinggal bayar, masuk kamar, selesai.

Apa yang dikatakannya ada benarnya. Saat Jambi Independent menanyai beberapa resepsionis hotel melati, mereka mengaku hanya mendata nomor telepon si tamu saja, dan melihat KTP.

“Yang kita minta kartu identitas salah satu tamu, sedangkan buku nikah dak pernah kita minta. Karena kebanyakan dari tamu beralasan jika buku nikah tinggal di rumah,” kata dia.

Bintang 5 pun Bisa Dirazia

Terkait masih adanya pasangan yang bukan suami istri terjaring razia di hotel, Satpol PP Kota Jambi terus melakukan penindakan. Ini sesuai dengan Perda No 2 tahun 2014 tentang pelacuran dan pemberantasan dan tindakan asusila.

Sebab, berdasarkan kejadian di lapangan, masih ada saja tamu hotel yang berhasil menginap berpasangan, padahal bukan suami istri.

Menanggapi hal ini, Said Faisal, Kabid Penegak Perda Satpol PP Kota Jambi mengatakan, pihaknya selalu meminta hotel untuk mentaati Perda tersebut.

Bahwa tidak diperbolehkan adanya tindakan asusila di dalam hotel.

“Untuk mengikuti aturan didalam Perda tersebut, pihak hotel harus membuat aturan tegas terhadap tamunya. Bahwa pihak hotel harus tegas tidak menerima tamu berpasangan yang bukan suami istri,” bebernya.

Himbauan tersebut bisa dilakukan dengan membuat plang pengumuman di dekat pintu masuk hotel, atau di dekat meja resepsionis.

“Harus dibuat plang pengumuman bahwa “Yang Bukan Suami Istri Dilarang Menginap”. Beberapa hotel kita lihat sudah ada yang membuatnya tapi ada juga yang tidak,” bebernya.

Said juga mengakui bahwa banyaknya hotel yang langsung saja menerima tamu tanpa mempertanyakan apakah pasangan tersebut suami istri atau tidak.

Padahal menurutnya, tamu berpasangan minimal harus memperlihatkan kartu pengenal seperti KTP yang menyatakan bahwa mereka adalah suami istri.

“Bisa dengan melihat tanda pengenal seperti KTP. Kalau mereka suami istri, pastilah alamat mereka sama,” bebernya.

Untuk terus mengawasi pasangan yang bukan suami istri menginap di hotel, pihak Satpol PP Kota Jambi hingga saat ini terus melakukan razia untuk menjaring pasangan mesum tersebut.

Bahkan menurutnya sudah banyak yang terjaring dan langsung mengikuti persidangan di Pengadilan.

“Hingga akhir tahun ini kita juga terus intens melakukan razia. Kita juga menghimbau pihak hotel maupun rumah kos untuk tidak menerima pasangan yang bukan suami istri menginap ditempat mereka,” bebernya.

Menurutnya, tidak ada aturan di dalam Perda yang menyatakan bahwa hotel bintang 3, 4 bahkan 5 tidak boleh dirazia. Sebab, melakukan razia terhadap pasangan mesum sudah menjadi wewenang dari Satpol PP.

“Kita yang menegakkan Perda dan di dalam Perda tidak ada aturan yang mengatakan hal tersebut. Semua hotel boleh kita razia. Baik hotel melati hingga hotel berbintang 3,4 bahkan 5 sekalipun,” tegasnya.

 

 

Sumber Jambi-independent

 

Bagikan
HOT NEWS