Hujan, Banjir, dan Pencegahan Menjangkitnya Penyakit

Inilahjambi, KOTA JAMBI – Intesitas hujan yang tinggi di Kota Jambi dalam waktu sebulan belakangan ini, menimbulkan berbagai macam persoalan dalam masyarakat.

Persoalan pertama adalah banjir. Masyarakat yang tinggal di dataran rendah dan dekat dengan aliran sungai, beresiko mengalami kebanjiran. Banjir menyebabkan berbagai kerusakan, termasuk kematian. Korban sudah jatuh di Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi. Seorang anak hanyut saat bermain di sungai dekat rumahnya.

Menurut Dokter Maulana, hujan yang terus menerus turun, juga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan manusia, terutama bagi mereka yang rentan diserang berbagai macam penyakit. Untuk itu, dia menyarankan agar menghindari kontak langsung dengan hujan.

“Dalam kondisi seperti ini, kita harus menjaga daya tahan tubuh, minum air putih yang cukup, makan dengan gizi yang seimbang, agar mampu bertahan dalam kondisi cuaca seperti ini,” ujar mantan Direktur RSUD Abdul Manap, Kota Jambi, ini, Kamis, saat memberikan bantuan ke keluraga korban hanyut di Kelurahan Beliung.

Selain itu, banjir juga akan berdampak terhadap lingkungan. Munculnya penyakit, terutama demam berdarah dan influensa.

“Biasanya pascabanjir seperti ini, muncul berbagai macam penyakit seperti demam berdarah. Sebelum terjadi, maka harus kita cegah. Pola 3 M cukup ampuh untuk mencegah menjangkitnya penyakit ini,” tegas Maulana.

Dikatakan praktisi kesehatan ini, pemberatasan penyakit demam berdarah harus dilakukan secara bersama-sama. Mulai dari keluarga, tetangga, RT, kelurahan dan lainnya. Sebab, penyebaran demam berdarah dapat terjadi secara serentak di satu lingkungan.

“Gerakan 3 M ini, harus dilakukan bersama-sama agar DBD bisa dicegah. Sebab kalau sudah Kejadian Luar Biasa (KLB). Dampaknya akan lebih luas lagi, bahkan sampai menyebabkan kematian,” ujarnya lagi.

 

 

 

 

(Nurul Fahmy)

Bagikan
HOT NEWS