Sab. Jan 25th, 2020

Jarang Dipakai, Panggung untuk Seni di Candi Muarajambi Malah Rusak

Inilahjambi – Bangunan berbentuk panggung untuk kegiatan seni yang dibangun Pemerintah Kabupaten Muarojambi senilai Rp 680 juta, kondisinya rusak. Lantai sudah banyak yang lepas. Padahal, panggung seni itu baru berjalan setahun.

Kegiatan pembangunan Panggung seni atau pertunjukan berasal dari Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Muarojambi.

Pembangunan panggung tersebut dikerjakan pada tahun 2018 lalu menggunakan dana APBD Muaro Jambi tahun anggaran 2018. Pembangunan itupun dikerjakan oleh CV Ciptatama Abadi.

Baca juga: Mahasiswi Unja yang Tewas Tabrak Truk Elpiji di Mestong Aktif di Teater Tonggak

Pantauan Jambiseru media partner Inilahjambi.com di lokasi, Minggu 5 Januari 2020 terlihat di panggung depan itu sudah banyak kayu yang lepas. Tak hanya itu, tangga untuk naik ke panggung itupun juga sudah tidak bisa digunakan.

Salah satu warga yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, pada tahun 2019 panggung seni tersebut sudah rusak parah. Menariknya lagi, kerusakan panggung itu bukan karena sering digunakan. Melainkan panggung itu jarang sekali dipakai.

“Panggung itu digunakan sewaktu ada event-event tertentu saja,” kata warga setempat.

Ditambahkan, ia menduga pembangunan panggung itu memakai kayu yang kualitasnya rendah.

“Terkesan mubazir saja pembangunan panggung seni itu. Setau saya, setelah selesai dibangun panggung itu, baru sekali dipakai sewaktu acara Festival Candi Muara Jambi di tahun 2019,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pembangunan panggung seni yang baru ini memang bentuknya sangat bagus dibandingkan dari panggung sebelumnya. Namun, masalah kualitas kayunya lebih bagus dari sebelumnya.

“Kalau panggung yang lama itu kayunya kayu bulian, jadi tahan. Kalau yang sekarang saya daktau lah pakai kayu apa. Baru jalan setahun panggung itu sudah banyak yang ambruk. Untung saja belum ada warga yang jatuh dari atas panggung karena kayunya banyak yang lapuk,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Indra ketika membenarkan pembangunan panggung seni tersebut dibangun pada tahun 2018 lalu.

“Kalau panggung yang beton itu dibangun oleh BPCB tahun 2019,” sebutnya.

Ketika ditanya berapa anggaran untuk pembangunan panggung seni itu, Indra tidak menjawab.

BERITA LAINNYA
Sudah dibagikan