Jusuf Kalla: Masjid di Indonesia Beda dengan di Malaysia

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum dampingi Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DPP-DMI) H.M.Jusuf Kalla (JK) dalam silaturrahmi bersama Pengurus DMI Provinsi Jambi dan tokoh masyarakat Jambi, bertempat di Masjid Agung Al-Falah Jambi, Sabtu 4 Agustus 2018, sore.

Jangan Lupa Berbagi

Inilahjambi – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, pembangunan masjid di Indonesia berbeda dengan di negara jiran, Malaysia dan Brunei Darusallam.

Di Indonesia, kata JK yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia ini, masjid dibangun melalui swadaya umat. Masyarakat bersedekah dan infak untuk membangun masjid melalui kotak amal. Sementara itu di Malaysia, masjid dibangun oleh pemerintah.

“Malaysia, semua masjid dibangun oleh pemerintah, takmirnya digaji pemerintah, sedangkan kita dibangun oleh masyarakat, dibangun dengan swadaya masyarakat, melalui kotak amal, sedekah,” ujar Wapres dalam kunjungan kerjanya ke Jambi, Sabtu 4 Agustus 2018 di Masjid Agung Al Falah.

Untuk itu JK mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid dengan kegiatan yang bermanfaat bagi orang banyak.

“Marilah kita makmurkan masjid-masjid dengan kegiatan ibadah dan pengajian yang bermanfaat bagi orang banyak,” ajak Wapres.

Wapres pun mengimbau agar DMI turut serta dalam menjaga umat dari paham-paham radikalisme yang mewabah saat ini. “Bagaimana pentingnya koordinasi. Kepentingan umat kita jaga baik, agar masjid berfungsi baik,” kata Wapres.

“Dewan Masjid Indonesia (DMI) bertujuan untuk mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat, dan persatuan umat. Organisasi ini didirikan pada tahun 1972 dengan maksud untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia, dan kecerdasan umat serta tercapainya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT, dalam wilayah Negara Republik Indonesia,” ujar Wapres.

Sebelumnya, Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jambi, H.Havis Husaini menyampaikan, Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jambi telah membentuk dan membina Dewan Masjid Indonesia Kabupaten/kota se Provinsi Jambi serta diteruskan Pembentukan DMI kecamatan dan kelurahan,” ungkapnya

Havis mengatakan, di Provinsi Jambi pada tahun 2017 terdapat lebih kurang 340 masjid dan 1.200 mushala, berkerja sama dengan tahmil masjid untuk membentuk karakter anak sumber daya manusia muslim melaksakan program bagi anak SD dan SMP untuk belajar di masjid-masjid terdekat disetiap daerah.

Turut serta pada kesempatan ini PLT Gubernur Jambi Fachrori Umar. unsur Forkompimda Provinsi Jambi, Walikota Jambi, Sy.Fasha, anggota BKMT Kota Jambi, serta para undangan lainnya.

 

 

 

Jangan Lupa Berbagi
SAKSIKAN VIDEO DI BAWAH INI: Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2021-2022 Yayasan Jami' Al Falah Jambi
SOROTAN