Kabid Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Jadi Tersangka Korupsi

Kabid Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Jadi Tersangka Korupsi


Inilah Jambi – Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebo, menetapkan Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi, Tetap Sinulingga sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan peningkatan Jalan Padang Lamo.

Proyek senilai Rp 7,3 miliar itu didanai oleh APBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2019.

Baca JugaKejagung Ciduk Musashi, Buron Kasus Korupsi Jalan di Tebo

Selain Tetap, jaksa juga menetapkan tersangka lain, yakni Direktur PT Nai Adihpati Anom, Suharto, dan Ismael Ibrahim.

“Pada proyek itu, kita temukan item pekerjaan yang fiktif dan item pekerjaan yang dikerjakan asal jadi,” kata Kajari Tebo, Dinar Kripsiaji, S.H., M.H, dihadapan sejumlah wartawan di kantor Kejari Tebo.

Menurut Dinar, dalam kasus dugaan korupsi proyek Jalan Padang Lamo ini pihaknya sudah memeriksa 63 saksi. Proyek yang diperiksa mulai tahun anggaran 2017 hingga 2020 dengan total anggaran Rp 40 M

Khusus proyek tahun anggaran 2019 yang dianggarkan sekitar Rp.7,3 milyar statusnya sudah dinaikan menjadi penyidikan. Dengan tiga orang tersangka dengan kerugian negara Rp 1,7 M.” Proyek ini dikerjakan oleh PT Nai Adhipati Anom. Indikasi awal, ada pekerjaan yang tidak sesuai dengan kaidah dan spesifikasi teknis,” jelasnya.

Baca JugaAkhirnya Bos Tamarona Matlawan Hasibuan Ditahan Kejagung Kasus Korupsi Izin Tambang Sarolangun

Dalam proyek ini ada empat perusahaan yang mengerjakannya yakni, PT Sarana Menara Ventura, perusahaan asal Sumatera Barat, PT Family Group yang berkantor di Kabupaten Bungo, PT Nai Adihpati Anom yang berkantor Perum Grand Kenali Kota Jambi, dan CV Citra Agung yang juga berasal dari Provinsi Jambi.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:[email protected]
SOROTAN