Fri. Jul 19th, 2019

Kapolsek Pelayangan Iptu Taroni Zebua: Saya 2 Jam Masih Tahan…

Kapolsek Pelayangan Polresta Jambi, Iptu Taroni Zebua/Foto Nurul Fahmy

Inilahjambi – Capek dengan rutinitas di markasnya di Kepolisian Sektor Pelayangan, Polresta Jambi, Iptu Taroni Zebua sejenak melepaskan penat badan dan pikiran dengan bernyanyi.

Jumat malam 7 Desember 2018, sejak pukul 21.00 WIB di Kafe Gentaranish, di Jalan Hos Cokroaminoto, kawasan Simpang Kawat, Taroni Zebua dengan stelan kasualnya: jeans dan kaos putih tampak semangat melantunkan lagu lagu populer, dari Dewa 19, IWA K, sampai Slank. 

Baca jugaBawa 6 Kilo Sabu, Pegawai Lapas Anak Batanghari Diciduk di Lorong Jahit

Diiringi Satu Band, hampir 2 jam Kapolsek ini berdiri memegang mike dan bernyanyi. Malam dingin selepas hujan menjadi hangat oleh lagu-lagu yang dibawakannya.

Penyuka bela diri Martial Arts ini mengatakan, menyanyi merupakan salah satu hobinya yang baru tereksplore. Selain itu dia juga pernah ikut akting di film “Trip n Vlog” dan menyumbang beberapa artikel di Majalah Siginjei milik Polda Jambi.

“Baru dua tahun ini saya mulai bernyanyi. Sebelumnya hanya bernyanyi di gereja. Kalau bernyanyi saya tahan sampai lama. Sejauh ini menyanyi bagi saya hanya untuk hobi saja, ” katanya saat berbincang dengan Inilahjambi, sebelum pulang sekitar pukul 23.15 WIB.

Baca juga: CCTV di JCOC Pantau 50 Pelanggaran Sehari, Kadishub: Banyak Tak Pakai Helm dan…

Breaking News, Zola Divonis 6 Tahun Penjara Denda Rp 500 Juta Dan…

Zebua memaparkan, lagu dan musik adalah bahasa universal. Dengan lagu dan musik itulah dia melakukan pendekatan kepada masyarakat di wilayah tugasnya di Pelayangan, Seberang Kota Jambi.

“Sebagai polisi. Saya tidak ragu untuk ikut bernyanyi bersama masyarakat di sana. Dengan pola itu saya merasa dapat lebih masuk dan berterima dengan masyarakat. Memang banyak cara masuk ke dalam komunitas masyarakat, tapi saya yakin musik dan lagu cara yang umum dan universal. Bisa masuk ke semua kalangan,” kata mantan instruktur dan pelatih beladiri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi ini.

Karena hobi itu pula, Zebua sudah meng”cover” lagu-lagu populer dan diunggah ke Youtube. “Saya rekaman di dekat Hotel Aini. Di sana ada studio rekaman. Saya nyanyi dan saya posting ke Youtube,” ujarnya lagi.

Lihat di sini:

Meski hobi, sempat muncul rasa khawatir dalam diri pria yang berperawakan tegap ini. Sebab, menyanyi di kafe, takut menimbulkan imej yang negatif, baik bagi keluarga, kedinasan dan masyarakat.

“Saya itu takutnya pimpinan kepolisian tidak suka dengan aktivitas ini. Makanya saya kalau mau nyanyi pilih kafe yang tidak menjual minuman keras atau hal-hal negatif lainnya. Bahkan kadang sambil bernyanyi saya video call sama istri, supaya dia tidak curiga dan marah,” katanya sambil tertawa.

Dan satu lagi, lanjut dia, ketika ingin bernyanyi di luar, misalnya di kafe, saya pastikan dulu wilayah saya kondusif. Sebab wilayah itu adalah tanggung jawab saya,” katanya serius.

“Mengapa bernyanyi di kafe mengapa tidak dirumah saja?”

Kalau di kafe kan kita bisa bebas bernyanyi. Kalau di rumah sangat terbatas. Belum lagi kalau suaranya sampai ke luar, takut mengganggu tetangga,” ujarnya.

Dipaparkan Zebua, dirinya pernah ditawari untuk rekaman menyanyikan lagu-lagu rohani oleh penyanyi di Jakarta. Tawaran itu datang dalam sebuah pertemuan di Jambi dengan Jason penyanyi dan pencipta lagu.

“(ada tawaran buat album rohani) tapi belum saya jalani. Saya harus minta izin dulu ke pimpinan dan keluarga. Takutnya pimpinan tidak setuju karena dikhawatirkan akan lalai dalam tugas,” katanya.

Iptu Zebua mengaku meski suka bernyanyi, tapi dia tidak tahu apakah suaranya bagus atau tidak. Menyanyi sejauh ini juga sebagai penyeimbang hidup. Setelah menjalani rutinitas dinas, bernyanyi dapat melepas lelah sekaligus menyalurkan hobi dan mengekspresikan diri.

“Saya itu tidak tahu suara saya bagus atau tidak. Tapi di Gentaranish ini, vokalis bandnya selalu minta saya menyanyikan lagu Ipang Lazuradi. Kata dia, suara saya cocok kalau menyanyikan lagu itu. Tapi apakah suara saya bagus atau tidak. Entahlah… ” tawanya lagi.

Malam sudah hampir pagi. Pukul 23.30. Iptu Zebua yang mengaku tidak merokok, tidak minum minuman keras, dan berjudi ini mohon pamit.

“Saya sudah harus pulang. Waktunya sudah tiba. Tapi silakan tonton video saya ya, ” katanya sambil menyodorkan videonya yang tayang di youtube.

Disini:

Sudah dibagikan