Ramayani Harap 6 Kepala Daerah dari Jambi Hadir di Kongres Kebudayaan Indonesia
Penyair Perempuan Jambi, Ramayani/Facebook
Inilahjambi – Pengurus Komite Sastra Dewan Kesenian Jambi (DKJ) Ramayani berharap 6 kepala daerah dari Jambi yang diundang untuk menghadiri Kongres Kebudayaan Indonesia 2018.
Menurut Ramayani yang mewakili Ketua Umum DK Jambi, Fahmi Sabki dalam acara itu, enam kepala daerah yang diundang yakni Bupati Merangin, Bupati Tanjung Jabung Barat, Bupati Tanjung Jabung Timur, Bupati Batanghari, Walikota Sungai Penuh dan Bupati Tebo.
Baca juga: Kapolsek Pelayangan Iptu Taroni Zebua: Saya 2 Jam Masih Tahan…
– Nah, Musisi Bob Dylan Dianugerahi Nobel Sastra 2016
“Kita sangat berharap 6 orang kepala daerah yang diundang untuk menghadiri kegiatan tersebut bisa menghadiri langsung tanpa diwakili,” tukas Ramayani, Sabtu 8 Desember 2018.
Dikatakannya, acara yang digelar oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Indonesia tersebut sangatlah penting karena merupakan amanat Undang-Undang Nkmor 5 Tahun 2017 Pemajuan Kebudayaan.
“Agenda Kongres Kebudayaan sendiri adalah penyusunan pokok pikiran kebudayaan daerah mulai dari tingkat kabupaten dan provinsi yang dilaksanakan dari April lalu,” terangnya lagi.
Baca lagi:
Penyair perempuan dengan hadirnya kepala daerah dalam kegiatan itu diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap rencana induk pemajuan kebudayaan, dan mempunyai strategi kebudayaan dalam menyusun kebijakan kebudayaan didaerahnya masing-masing nantinya.
“Tidak semua kepala daerah diundang. Makanya kita berharap daerah yang bupatinya diundang nantinya mempunyai kebijakan kebudayaan yang jelas, perlu diingat pembangunan itu tidak hanya bersifat pembangunan fisik semata, tapi pembangunan di bidang seni dan budaya juga sangat lah penting,” katanya lagi.
Dikatakannya lagi puncak acara Kongres Kebudayaan sesuai dengan jadwal dari panitia adalah penyerahan strategi kebudayaan kepada presiden.
“Strategi kebudayaan yang dirumuskan dalam konggres ini diserahkan kepada presiden sebagai dasar dalam penyusunan Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan, Serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang, jangka menengah dan pendek serta rencana kerja Pusat dan Daerah nantinya,” ujarnya.
Diakatakan dia, semoga kelak stelah KKI ini banyak kebijakan yang memberi ruang untuk para penggiat seni budaya di Jambi.
“Selain itu, setiap kepala daerah dan kepala dinas terkait beserta stafnya mengerti tentang strategi kebudayaan,’ tutupnya.
