Kata Moeldoko di Tanjab Timur: Keluhan Petani Akan Disampaikan ke Presiden…

Bupati Tanjung Jabung Timur, Romi Hariyanto dan Kepala Staff Kepresidenan Jenderal (Pur) TNI Dr Moeldoko/Foto: Didi Hariadi

Inilahjambi – Kepala Staff Kepresidenan Jenderal (Pur) TNI Dr Moeldoko menghadiri panen raya jagung teknologi budidaya jenuh air di lahan pasang surut, Desa Karya Bakhti, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis 1 November 2018.

Bupati Tanjung Jabung Timur, Romi Hariyanto, mengatakan pemerintah berterimakasih atas kunjungan Ketua Umum HKTI.

Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan daerah pesisir yang mayoritas lahan gambut dan pasang surut.

Sesuai visi misi bupati yang tercantum dalam RPJM untuk mewujudkan Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebagai sentra produksi tanaman pangan dan holtikultura Provinsi Jambi.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah berupaya melindungi lahan-lahan yang potensial yaitu seluas 1700 hektar dengan menerbitkan Perda Nomor 18 tahun 2013 tentang perlindungan lahan pertanian tanaman pangan yang berkelanjutan di tahun 2017.

Luas tanaman padi tahun 2017 seluas 24000 hektar dengan total produksi 86337 ton beras. Untuk tanaman jagung 1900 hektar dengan total produksi 13108 ton luas tanaman kedelai seluas 1100 hektar dengan total produksi 1413 ton.

Bupati Romi Haryanto mewajibkan PNS Tanjab Timur untuk membeli dan mengkonsumsi beras petani dengan nilai Rp11.000 per kilo.

Kepala staff kepresidenan Indonesia Jenderal Purnawirawan TNI Dr Moeldoko dalam sambutannya menyampaikan

“Apa yang menjadi keluhan petani Tanjab timur hari ini, saya pastikan akan sampai ke Pak Presiden,” ujar Moeldoko.

Selain panen raya jangung juga dilaksanakan penandatangan MoU antara IPB, PT FKS dan HKTI.

 

(Didi Hariadi)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN