Kebiasaan Nabi Muhammad Sebelum Tidur

Doa Doa Menyambut Ramadan dan Awal Puasa

Doa Doa Menyambut Ramadan dan Awal Puasa

Kebiasaan Nabi Muhammad Sebelum Tidur

Baca juga:

Inilahjambi – Berbeda dengan Rasullulah, umatnya kini banyak melakukan hal-hal yang di luar tuntunan Nabi sebelum pergi tidur. Kebiasan umat kini update status media sosial, menonton televisi  atau malah video calla dengan entah siapa jelang tidurnya.

Dalam Islam, tidur juga merupakan ibadah.

Rasulullah SAW meletakkan beberapa sunah agar tidur berdampak bagi pribadi juga orang lain. Berikut beberapa tuntunan Islam jelang tidur:

  • Berwudhu sebelum tidur dan membersihkan kebersihan diri.
  • Melakukan shalat sunat terutama shalat sunat witir.
  • Membaca ayat suci Alquran (surah al-Falaq, an-Naas, ayat kuris, dan QS al-Baqarah:  285-286), berzikir, dan berdoa.
  • Menulis surat wasiat.
  • Mematikan lampu, mengunci pintu jendela, dan menutup bejana.

 

Sumber: Republika.co.id

 

Kisah Bocah Penghafal AlQuran Asal Kualatungkal

Inilah Jambi – Berasal dari Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Ahmad Hadi Ismatudzakwan, atau yang biasa dipanggil Aza adalah salah satu peserta lomba tahfiz Alquran, Hafiz Indonesia. Aza merupakan anak dari pasangan Budi Rahmanto (35) dan Alriana safitri (34).

Bocah yang kini berusia 10 tahun, tercatat sebagai salah satu siswa di SDN 04 Kuala Tungkal. Dikenal cerdas dan merupakan pernah menjadi ketua kelas di sekolahnya.

“Aza sangat berbeda pertumbuhannya dengan yang lain. Ia lebih aktif dalam pelajaran maupun pergaulan,” ujar Hj. Nurminah, Kepala Sekolah SDN 04.

Walaupun dinilai aktif dalam pergaulan, akan tetapi ketika sedang membaca Al-qur’an, Aza selalu tenang dan khusyu. Kemerduan suaranya dalam membaca Alquran mampu membuat siapa saja merinding dan meneteskan air mata.

Syeikh Ali Jaber dari Madinah, salah satu Juri Hafiz Indonesia pun dibuat “merinding” ketika mendengar lantunan ayat suci Aza

“Aza sehari-hari bersekolah seperti biasa, namun apabila malam hari, ia mengikuti pesantren Maghrib sampai Isya. Saya juga tidak pernah berobat kerumah sakit ketika mengalami demam atau pusing ringan. Saya selalu meminta Aza untuk membacakan beberapa surat, dan saya merasa sembuh setelah mendengar lantunan suara Aza,” tutur Budi Rahmanto, ayah Aza.

(*/)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan sumber dengan link berita terkait, bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita ini. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.
SOROTAN
error: OPPPS, MAU NGAPAIN? Konten ini dilindungi !!