Kenali dan Deteksi Jenis Tumor Payudara Sedini Mungkin
Inilahjambi, KOTA JAMBI – Penting bagi para perempuan untuk mendeteksi dini tumor jinak payudara yang memungkinkan menyerang siapa saja.
Menurut Dokter Rumah Sakit Siloam Jambi, dr Benny Hartono, Sp.B, sedikitnya terdapat delapan jenis tumor payudara, gejala dan cara mengobatinya.
Jenis tumor payudara yang kerap diderita oleh wanita pada umumnya yaitu;
– Tumor Jinak Payudara (Fibroadenome Mammae).
Tumor jinak payudara ini terdiri dari campuran elemen kelenjar dan elemen stromal dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja oleh pasien
– Mamari Displasia. Mastalgia siklik+ masa noduler karena siklus estrogen. Tomur ini bersifat bilateral, nyerik, tidak tegas, mobile dan makin nyeri sebelum menstruasi, sedangkan cara pengobatannya dengan melakukan terapi konservatif.
– Tumor Phylloides. Neo plasma fibropitelial, kondisi jinak 85 persen- ganas 15 persen. Tumor ini terjadi pada wanita premenopase (usia 30-50 tahun) dan biasanya tumor ini bertulang. Cara mengobatinya harus diambil satu payudara
– Nekrosis Lemak Traumatik. Tumor ini disebabkan karena trauma, rembesan kapiler menyebabkan trigliseride – asam lemak +C.A – penyabunan – reaksi peradangan yang berdampak pembengkakan tanpa nyeri, keras dan mobile
– Galak Fokel. Tumor jenis ini sering terjadi pada wanita menyusui karena akibat tersumbatnya duktuslaktiferus dan berisi air susu pada tonjolan.
– Mastitis. Peradangan pada payudara E.C staphilococcus aureus, tumor ini di transmisi melalui isapan bayi. Gejalanya adalah nyeri payudara,benjolan kemerahan, fluktuatif dan demam. Sedangkan cara mengobatinya dengan melakukan terapi ; antibotik dan anagetik
– Tuberculosis Payudara. Tumor ini relatif jarang terjadi, biasanya tumor ini berhubungan dengan TB paru aktif. Deskripsi : masa payudara, sinus, dan abses dingin.
– Ginekomastia( Pembekakan payudara pria)
Tumor ini dikarenakan peningkatan elemen jaringan duktal dan jaringan ikat , bentuknya menyerupai payudara wanita.
Data penyimpulan oleh Dr. Benny Hartono.Sp.B, tumor yang paling banyak terjadi adalah tumor jinak (farm) pada usia muda dan Tumor ganas (C.A) pada usia tua.
“Selain itu tumor ganas (C.A) bisa terjadi karena faktor gen/keturunan,” ujar Dr. Benny Hartono.Sp.B. dalam media ghatering di Rumah Sakit Siloam Jambi, Kamis 26 Mei 2016.
(Zalman Irwandi)
