Sat. Dec 14th, 2019

Ketua DPRD M Zaidan Angkat Bicara Terkait Konflik Oknum Wartawan dan Oknum Pejabat di Merangin

Inilahjambi – Ketua DPRD Kabupaten Merangin M Zaidan angkat bicara terkait konflik antara seorang wartawan, Rizki Setia Budi dan Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Merangin yang tengah diproses di Polres setempat.

Zaidan yang dijumpai di ruang kerjanya, Senin 14 Januari mengatakan, sebaiknya persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan dan damai.

“Saya tidak tahu persis persoalannya seperti apa. Tapi saya turut prihatin mendengar sikap arogan yang ditunjukan oleh oknum pejabat tersebut. Semua pejabat atau jabatan itu hanya titipan,” tutur Zaidan.

Menurut Zaidan, wartawan adalah mitra pejabat, mitra pemerintahan, mitra DPRD, mitra seluruh elemen dan masyarakat. Setiap pemberitaan yang diterbitkan oleh wartawan dilakukan secara profesional dan menggunakan kode etik, berdasarkan bukti-bukti dan data yang ditemukan di lapangan.

Baca juga: Tiga Truk Kayu Ilegal Diamankan Tim Sultan Polres Tebo, Pelaku Teriak Teriak Minta Bantuan…

“Oleh karena itu kita berharap kepada semua elemen masyarakat, baik itu pemerintahan, tentunya kita harus menghargai profesionalitas mereka yang sedang melaksanakan tugasnya sebagai perkerja pers, baik itu wartawan media cetak, elektronik dan online dalam menyampaikan informasinya,” jelas Zaidan.

Ditambakan Zaidan. selama wartawan tersebut masih menjalan tugas dengan profesional, seperti berita yang dibuat itu jelas dan ada sumber semua itu sah – sah saja.

“Bilamana seorang wartawan itu masih memegang teguh kode etik jurnalistik, adapun kesalahan atau masih ada kekeliruan dalam penyampaian dalam berita, kita bisa memberikan Hak Jawab dan Klarifikasi dalam pemberitaan yang berimbang,” ungkap Zaidan lagi.

Dari kejadian itu Zaidan berharap, kepada pemerintah daerah maupun kepada pejabat – pejabat publik ke depanya agar tidak ada lagi sikap arogan kepada wartawan maupun pekerja pers.

Lihat berita: Mobil Travel Hantam Truk Balok Sedang Berdiri di Merangin, Satu Tewas Kedua Supir Malah Kabur

“Dikarenakan jabatan, kita tidak boleh mentang-mentang, sok ataupun menunjukan sikap arogan. Kita harus menyadari jabatan itu amanah, jabatan itu akan meninggalkan kita begitu pula sebaliknya.

Mari kita bersama berkerja sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada. Saya juga berharap kepada rekan-rekan media untuk dapat menyeimbangi dalam membuat suatu pemberitaan,” terang Zaidan

 

Sudah dibagikan