Ketua LSM KOMPIHTAL Tegaskan Pemerintah Pantau Pekerjaan Jalan Asal-asalan di Kecamatan Mersam

Inilahjambi.com, Batanghari– Pasca di publikasikan oleh media ini pada liputan sebelumnya terkait pembangunan jalan lingkungan yang berada di RT10, 13, 14 dan 16 Kelurahan Kembang Paseban, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi yang dikerjakan asal-asalan oleh pihak Rekanan. Ketua Lembaga Swadaya  Masyarakat (LSM) KOMPIHTAL meminta pihak Pemerintah jangan tutup mata.

Seperti yang di sampaikan oleh ketua umum LSM KOMPIHTAL Batang Hari Usman Yusuf mengatakan, Pekerjaan aspal pada proyek jalan sering kali tidak sesuai dengan spesifikasi teknis saat pelaksanaanya di lapangan.

“Beberapa hal yang sering kali disoroti dalam pekerjaan aspal antara lain komposisi campuran aspal, cara pemadatan aspal, dan suhu penghamparan aspal,” kata Usman saat mengetahui adanya pengerjaan pembuatan Aspal asal-asalan di Kecamatan Mersam. Senin (10/10/2022).

Dilanjutkan Usman, ia berujar jika dalam suatu pekerjaan pembuatan jalan, suhu merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan aspal.

“Salah satu dampak yang terjadi apabila suhu tidak sesuai dengan spesifikasi saat penghamparan adalah ikatan antar agregat dengan aspal tidak akan maksimal sehingga bisa mengakibatkan aspal cepat sekali rusak,” ujarnya.

“Temperatur atau suhu aspal harus tetap terjaga oleh karena itu posisi AMP (Asphalt Mixing Plant) harus disesuaikan dengan lokasi proyek. Posisi AMP yang baik adalah sebisa mungkin dekat dengan lokasi sehingga bisa menjangkau titik terjauh tanpa mengurangi kualitas,”lanjutnya.

Menurutnya, tahapan pekerjaan aspal antara lain pencampuran, Menuangkan Aspal ke dump truck, Pemasokan ke alat penghampar (Asphalt finisher), Pemadatan awal, pemadatan kedua, dan pemadatan akhir. Semua tahapan tersebut mempunyai ketentuan temperatur/suhu yang berbeda-beda.

Berikut suhu aspal saat pencampuran dan pemadatan yang.

No Prosedur Pelaksanaan Rentang Temperatur (derajat celcius)
1. Pencampuran Benda Uji Marshall 155 + 1
2. Pemadatan Benda Uji Marshall 145 + 1
3. Pencampuran 145 – 155
4. Menuangkan Aspal Ke truk 135 – 150
5. Pemasokan ke Alat Penghampar 130 – 150
6. Pemadatan Awal (Roda Baja) 125 – 145
7. Pemadatan Antara (Roda Karet) 100 – 125
8. Pemadatan Akhir (Roda Baja)
Pada tabel di atas mempunyai suhu yang berbeda-beda dengan rentang yang berbeda-beda.

“Pada saat pelaksanaan pekerjaan di atas harus diukur terlebih dahulu suhunya oleh bagian Quality Control untuk memastikan suhu tidak berubah selama perjalanan dari AMP ke titik lokasi,” punhkasnya.

“Oleh karena itu nanti saat penghamparan aspal saya akan ajak teman teman media turun lansung ke lokasi kita bawa Thermometer untuk mengukur suhu aspal yang di hampar dan kita akan ambil sampel untuk menguji komponen campuran aspalnya,” tutup Usman yusup.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN