Pembuatan Jalan Lingkungan di Mersam Dengan Anggaran Miliaran Rupiah Dikerjakan Asal-asalan

Inilahjambi.com, Batanghari– Pembangunan jalan lingkungan yang berada di RT10, 13, 14 dan 16 Kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi dikerjakan dengan asal-asalan. Hal ini terlihat pada proses pada pengerasan dan pengaspalan yang saat ini yang sudah dikerjakan terlihat tidak seperti pada proses pengerjaan jalan lainnya.

“Ya, terlihat pada timbunan batu sepelit pada saat pengerasan dan aspalnya yang kasar dan lembut ini tidak akan bertahan lama dan ini jelas pekerjaannya asal-asalan,” kata Indra, warga yang tinggal di lokasi pengerjaan jalan tersebut.

Dia juga mengatakan, saat ini untuk anggaran dan masa pekerjaan jalan ini dirinya tidak mengetahui, sebab proses perbaikan jalan tersebut dianggarkan oleh APBD Provinsi Jambi dan diduga ada salah seorang anggota DPRD Provinsi dapil Batanghari-Muaro Jambi yang membawa anggaran ini untuk pengrehapan jalan ini.

“Kemarin sepertinya ada papan merek yang di letakkan di depan rumah tempat kediaman para pekerja. Namun saat ini papan merek tersebut sudah tidak ada lagi di lokasi depan rumah tersebut,” ujarnya.

Senada dikatakan Uni, warga setempat mengatakan, bahwa saat ini para pekerja atau tukang pembangunan jalan ini sudah pulang kejambi dan menurut informasi bahwa bahan bangunannya juga tidak ada untuk melanjuti proses pengaspalan, yang saat ini masih sebahagian dikerjakan oleh pihak rekanan.

“Kalau melihat pengaspalan yang sudah dikerjakan, mulai dari samping Puskesmas Mersam menuju kerumah saya ini sepertinya asal-asalan dan coba kita lihat, aspal ini terlalu kasar dan mudah pecah jika cuaca panas. Apalagi jika ada lobang dibadan tergenang air, akan menimbulkan kerusakan,” jelas Uni.

Sementara itu, Kadir, yang meruapakn warga setempat juga mengatakan hal yang sama, bahwa terkait proses pembangunan jalan lingkungan ini juga dikerjakan dengan asal jadi, sebab melihat dari kondisi pengaspalan yang sudah selesai dikerjakan, terlihat kasar dan mudah hancur.

“Kami ingin perbaikan jalan di depan rumah kami ini sesuai dengan anggaran yang ada dan jangan diselewengkan, sebab jika melihat dari kondisi pengaspalan yang baru saja dikerjakan terlihat asal-asalan,” paparnya.

Dia berharap, khususnya Pemerintah Provinsi Jambi dan anggota DPRD Provinsi dan juga Pemkab Batanghari serta DPRD Batanghari dapat meninjau langsung terhadap pekerjaan pembangunan jalan di Kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam ini.

Disamping itu, hingga berita ini disiarkan, pihak rekanan dan konsultan proyek pembangunan jalan lingkungan ini belum berhasil untuk dimintai keterangan dan juga pihak instansi lainnya. (*)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN