Mau Digeber Lagi, Proyek Trans Papua Tunggu Saran TNI/Polri

Gambar dan Teks Sumber : Detik.com

Inilahjambi – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menunggu rekomendasi TNI/Polri untuk melanjutkan proyek infrastruktur Trans Papua. Sebelumnya proyek Trans Papua di ruas Wamena-Mamugu dihentikan sementara pasca insiden penembakan yang menewaskan sekitar 17 orang.

Baca lagi : Ditanya Soal Kasus IUP Batubara, Sekretaris PT Antam: Saya Kurang Tahu

Basuki mengatakan proyek jalan dengan panjang total 3.500 Km di Papua itu tidak akan berhenti dengan adanya insiden penembakan yang dilakukan KKB pimpinan Egianus Kogoya itu.

“Papua jalan terus,” kata Basuki di kantor PDAM Semarang, Jawa Tengah Rabu 12 Desember 2018.

“Biasanya kan cuaca, topografi, di Papua ada keamanan. Tapi tidak ada yang menolak, kalau ada yang menolak, pasti ada something,” tandasnya.
Saat ini pekerjaan memang dihentikn sementara untuk menunggu situasi kondusif. Basuki menegaskan proyek tidak akan mangkrak dan kembali jalan setelah ada rekomendasi dari TNI/Polri.

“Segera dilanjutkan, kalau Panglima dan Kapolda merekomendasi, kita jalan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pekerjaan infrastruktur di Papua memang memiliki faktor tambahan dibanding daerah lain yaitu faktor keamanan yang perlu diperhatikan. Sedangkan terkait penolakan, Basuki menegaskan tidak ada penolakan di sana.

Baca lagiMobil Dinas Camat Jangkat Masuk Sungai, Tiga Anggota Keluarga Tewas

Untuk diketahii, selain menewaskan 17 orang yang merupakan karyawan PT Istaka Karya termasuk satu orang staf BBPJN XVIII Papua, penyerangan itu menyebabkan satu anggota TNI AD dari Yonif 756 Yalet, yakni Sertu (Anumerta) Handoko, tewas.

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Laporkan keluhan dan apresisasi Anda terkait konten kami ke email:inilahjambi@gmail.com
SOROTAN