OBITUARI: Waketum PBNU Slamet Effendy Yusuf Meninggal Dunia

Inilahjambi, BANDUNG – Wakil Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Slamet Effendy Yusuf meninggal dunia.

Dilansir dari laman www.NU.or.id, Kamis 3 Desember 2015, Slamet Effendy Yusuf meninggal dunia di Bandung pada Rabu 2 Desember malam tadi, sekitar pukul 23.00 WIB.

Slamet menghembuskan nafas terakhir di Bandung saat tengah mengikuti acara lembaga pengkajian MPR.

Jenazah disemayamkan di rumah duka, Perumahan Citra Gran Castle Garden Blok H-5, No 18 Cibubur, Jakarta pada Kamis mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Menurut istri Slamet, Siti Aniroh, jenazah selanjutnya akan dimakamkan di kampung halaman di Purwokerto, Jawa Tengah.

Drs. H. Slamet Effendy Yusuf, M.Si, pernah menjabat Ketua MPR-RI periode 1988-1993 dan anggota DPR-RI periode 1992-2009 dari Partai Golkar.

Dalam kepemimpinan Akbar Tanjung di Golkar, Slamet menjabat sebagai ketua DPP. Dia menjabat Ketua PBNU periode 2010-2015 dan Ketua MUI pada 2009-2014.

Kepala Bagian Set Lembaga Pengkajian MPR Anwar Syaddad, mengatakan, Slamet meninggal usai melaksanakan rangkaian kegiatan Lembaga Pengkajian MPR RI di Gedung Merdeka Bandung.

Saat itu almarhum Slamet Effendi terlihat bergegas menuju hotel tempat menginap yang jaraknya hanya beberapa meter dari lokasi kegiatan.

“Jadi waktu itu sopirnya dan anggota Pengkajian MPR lainnya sempat mencari-cari Pak Slamet. Dan setelah di cek di hotel, kamarnya terkunci dari dalam namun atas persetujuan pihak hotel kita buka paksa dan di dalam sudah ditemukan Pak Slamet ternyata telah wafat,” kata dia.

Menurut dia, Rabu dini hari jenazah Slamet Effendy Yusuf sudah diserahkan kepada pihak keluarganya dan saat ini berada di rumah duka yakni di Citra Grand Blok H Nomor 4 Casttil Garden Cibubur, Bogor, Jabar.

“Menurut informasi yang kami dapat, rencananya almarhum Pak Slamet akan dimakamkan di Purwokerto,” ujar dia.
(Olivia Admira)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN