Lakukan Pungli, FJB Minta Walikota Jambi Copot Kepala SMAN 5

Inilahjambi, KOTA JAMBI – Ketua Forum Jambi Bersih (FJB), Nasroel Yasir, meminta Walikota Jambi Syarif Fasha mencopot Kepala SMAN 5 Kota Jambi, Sugiono, terkait pungutan liar sebesar Rp200 ribu persiswa.

Menurut Nasroel, pungutan yang dilakukan kepala sekolah secara terang-terangan melanggar instruksi Walikota Jambi yang mencanangkan sekolah bebas pungutan.

“Komite saja sudah dibubarkan oleh Walikota Jambi. Kota-kota lain di Provinsi Jambi juga sudah mulai membubarkan komite, seperti Batanghari. Sekarang malah muncul pungutan dengan modus pentas seni. Walikota harus copot itu kepala sekolah,” ujar wartawan senior ini.

Menurut dia, pungutan liar ini terus berulang setiap tahun dengan modus mengadakan kegiatan pentas seni, perpisahan dan sebagainya.

“Pentas seni itu kan harusnya diisi oleh siswa, mengapa harus datangkan artis, siswa harus bayar pula. Kalau begitu namanya konser, bukan pentas seni,” ujar Nasroel lagi.

Dia menegaskan, sebagai kepala sekolah, Sugiono tidak memiliki prestasi menonjol. Padahal SMAN 5 sejak dulu terkenal sebagai salah satu gudang prestasi.

Baca juga:

“Untuk apa (kepala sekolah) di pertahankan. Saya tegaskan Walikota Jambi harus mencopot kepala sekolah seperti itu,” lanjut Nasroel.

Kepsek SMAN 5 Kota Jambi Sugiono sebelumnya mengaku, uang tersebut sedianya akan digunakan untuk kegiatan pentas seni siswa tahun 2016 ini.

Pihak sekolah akan mendatangkan artis ibukota Raisa dalam kegiatan itu. Menurut dia, artis jazz itu akan didatangkan oleh alumni sekolah tersebut. Uang pungutan yang diterapkan ke siswa hanya untuk sewa tenda dan keperluan lain.

“Rp30 ribu untuk sewa tenda, sisanya untuk keperluan lain,” kata Sugiono yang dikonfimarsi Selasa 23 Februari 2016.
(Zalman Irwandi/NF)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.
SOROTAN