Mon. Aug 19th, 2019

Pentas Harmoni; Dari Reggae Sampai Miras dalam Kantong Plastik

Inilahjambi– Pentas Harmoni Seni Budaya Tanah Pilih Kota Jambi, yang digelar Sabtu malam 22 April 2017 kemarin menampilkan kelompok band reggae asal Jakarta, Andreas n Friends.

Sebelum kelompok ibukota ini tampil, sejumlah kelompok reage lokal Jambi juga mengisi acara, termasuk tari jaipong yang dibawakan satu penari di awal sekali.

Saat musik mulai menghentak, sejumlah anak muda maju dengan menggoyang-goyangkan tubuh, kaki dan tangan. Sebagian besar mereka berpenampilan lusuh, dengan stelan baju hitam-hitam.

Hujan mulai turun, namun mereka tidak peduli. Laki-laki dan perempuan berbaur dalam irama musik yang menghentak. Lampu dari atas panggung berkilauan menyenter anak-anak muda ini.

Berita terkait:

Di tribun, sejumlah ibu-ibu dan anak-anak kecil tampak menyaksikan para anak muda ini terus berjoget dan bernyanyi.

Seorang anak muda yang ditanyai inilahjambi, mengaku datang dari Sabak. Mereka adalah sekelompok anak muda penyuka musik asal Amerika ini. Dari tulisan di kostum yang digunakan, terlihat jelas asal muasal mereka, Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

“Mana Divisi Kurang Tidur,” tanya pembawa acara. “Hadiirrrr,” teriak mereka.

‘Divisi Kurang Tidur’ adalah kelompok lain dari sejumlah anak muda yang hadir malam itu. Selain itu ada komunitas free style. Komunitas sepeda dengan gaya bebas. Mereka memperagakan berbagai atraksi bersepada di hadapan para penonton.

Sejumlah anak muda lainnya bergerombol di bagian belakang tribun. Beberapa mereka menyedot cairan dari dalam plastik hitam dengan pipet. Inilahjambi mendapati minuman itu adalah miras, minuman keras.

Musik terus menghentak. Pembawa acara mulanya menyapa. Dia mengatakan, malam ini adalah pentas seni persembahan Kecamatan Jambi Timur dan Jambi Selatan. Namun Camat dua daerah ini tidak hadir, hanya sejumlah pegawai yang hadir.

“Pak Camatnya mana Bu,” tanya pembawa acara. “Masih di pesawat,” jawab seorang ibu. Hingga acara berakhir, tak tampak Camat Jambi Timur dan Jambi Selatan datang ke acara tersebut.

Sebelumnya, Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hiburan bagi masyarakat di Kota Jambi. Sehingga tiap minggu ada tempat untuk anak-anak muda berkumpul.

“Tujuannya agar anak-anak muda itu tidak berkeliaran balap-balapan, tidak pesta narkoba dimana-mana. Mereka bebas manggung, ada tempat mereka nonton yang gratis,” kata Fasha.

Kedua, lanjut Fasha, tujuan penyelenggaraan pentas seni yakni mengangkat seni dan budaya dari masing-masing kecamatan.

“Ini untuk mengangkat seni dan budaya di Kota Jambi dari masing-masing kecamatan. Di Kota Jambi ini, tidak ada kesenian yang khusus. Di masing-masing kecamatan beda, ada kesenian Jawa, China, dan Padang, tergantung masyarakatnya,” papar Fasha.

 

 

 

 

(Nurul Fahmy)

Sudah dibagikan