Pria Tua di Merangin ini Ketagihan ‘Gituin’ Gadis 17-an di Kebun Sawit, Sampai Hamil..

Inilahjambi, MERANGIN – Seorang pemuka agama yang sudah bergelar Pak Haji oleh warganya seharusnya memberikan contoh perbuatan yang baik kepada warganya.

Namun tidak demikian dengan H Rusadi (52) warga Desa Pulau Layang, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, Jambi justru memberikan contoh perbuatan yang tidak baik.

Bagaimana tidak, Dia tega mencabuli seorang gadis tetangganya hingga puluhan kali hingga delapan bulan. Akibat perbuatannya, pelaku tidak berkutik saat aparat Polsek Bangko membekuknya dikediamannya.

Aksi bejat yang dilakukan pelaku yang cukup disegani di kampungnya tersebut pertama kali dilakukannya di kebun sawit pelaku pada pertengahan tahun lalu.

Saat itu korban DS (17) sedang mencari kayu bakar. Melihat korban, pelaku berusaha mendekatinya. Namun entah setan apa yang ada dibenaknya, pelaku memaksa korban untuk berhubungan intim.

Melihat perlakuan Pak Haji tersebut,
Korban berusaha meronta dan menolak aksi tidak senonohnya. Namun karena dibawah ancaman, akhirnya korban menuruti ajakan pelaku.

Rupanya, pertemuan yang mengenakan itu, membuat pelaku ketagihan dan terus mengulangi perbuatannya dibeberapa tempat, diantaranya rumah pelaku, kebun karet milik warga dan berbagai tempat lainnya hingga sekitar 30 kali.

Kepada sejumlah media yang mewawancarai korban, mengatakan, kalau setiap diajak pelaku untuk berhubungan intim, Ia tidak bisa berbuat banyak karena selalu dibawah ancam pelaku.

“Sudah berulang kali bang saya dibuatnya seperti ini. Setiap melakukan perbuatan itu saya selalu diancam bang,” ujar korban.

Ditempat terpisah, pelaku pun mengakui seluruh perbuatannya. Ironisnya, Pak Haji tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya.

“Iya saya mengaku telah melakukannya. Bahkan sudah sering saya menyetubuhinya. Saya tidak menyesal,” ujar pelaku tanpa ada rasa penyesalan sedikitpun.

Kapolsek Bangko Iptu Didih Engkas membenarkan adanya penangkapan pelaku persetubuhan tersebut serta masih dalam pemeriksaan petugas di Polsek.

“Hari ini kita sudah menangkap pelaku pencabulan anak dibawah umur. Saat ini pelaku akan kita jerat dengan pasal 81, 82 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” ujar Kapolsek, Selasa 16 Mei 2017.

 

 
(Azhari)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

SOROTAN
error: OPPPS, MAU NGAPAIN? Konten ini dilindungi !!