SMAN 5 Kota Jambi Pungut Biaya Pensi Rp200 Ribu Persiswa, Wow Totalnya Mencapai Rp140 Juta

Inilahjambi, KOTA JAMBI – Sejumlah orang tua siswa SMAN 5 Kota Jambi mengeluh. Pasalnya pihak sekolah menerapkan pungutan sebesar Rp200 ribu persiswa untuk mengadakan Pentas Seni (Pensi) tahun 2016 ini.

Belum diketahui kapan pelaksanaan Pekan Seni itu, namun pungutan sudah mulai diberlakukan sejak beberapa hari lalu di sekolah tersebut.

Salah seorang wali siswa, Indro, menyatakan keberatan dengan pungutan yang tidak wajar itu.

Menurut dia, pungutan untuk kegiatan seni tahun ini terlalu besar. Biasanya, lanjut dia, pungutan hanya sebesar Rp30 ribu untuk uang tenda. Kali ini pungutan pensi naik hingga 10 kali lipat.

“Kami wali murid merasa keberatan dengan pungutan Rp200ribu tersebut. Pihak sekolah mau mendatangkan artis itu terserah mereka, tapi jangan dibebankan ke para murid,” ujar Indro kepada Inilahjambi, Selasa 23 Februari 2016.

Kepala SMAN 5 Kota Jambi, Sugiono, yang dikonfirmasi membenarkan adanya pungutan hingga Rp200ribu ke murid untuk kegiatan seni itu.

Menurut dia, pihaknya saat ini tengah mendata siswa miskin. Bagi mereka, lanjut Sugiono, pihaknya akan memungut uang Pensi lebih murah, yakni Rp130 ribu.

“Memang benar ada pungutan Rp200 ribu. Tapi kami sedang mendata siswa miskin, mereka akan dipungut Rp130 ribu,” terang Sugiono melalui sambungan telepon, Selasa.

Sebelumnya, wali murid mengancam akan mendatangi sekolah apabila masih diharuskan membayar pungutan Rp130 ribu hingga Rp200 ribu.

“Kami akan mendatangi SMAN 5 apabila masih dipaksa untuk membayar pungutan yang begitu besar. Artis katanya di datangkan oleh alumni SMAN 5, tapi kok masih dipungut biaya yang tidak wajar dari biasanya ” kata Indro.

Indro merinci, saat ini jumlah siswa SMAN 5 Kota Jambi mencapai 700 orang. Apabila ditotal secara keseluruhan, dan diambil angka maksimal, maka pungutan yang terkumpul mencapai Rp140 juta.

 

Berita terkait:

 

(Zalman Irwandi)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan link berita ini bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.
SOROTAN