Fri. Jul 19th, 2019

Ratusan Milyar Proyek Jalan Nasional di Jambi Dikerjakan, Aktivis Ini Siap Ungkap…

Proyek perbaikan jalan oleh Nindya Karya di kawasan Paal X Kota Jambi/Nurul Fahmy

Inilahjambi – Sejumlah proyek jalan nasional oleh Kementerian PUPR di Jambi sepanjang tahun 2018 ini telah dikerjakan. Nilainya fantastis mencapai ratusan milyar rupiah.

Terakhir proyek Preservasi Rehabilitasi Jalan Simpang Tuan-Mendalo Darat (Sp. Tiga)-Batas Kota Jambi/Simpang Rimbo- Tempino-Batas Provinsi Sumsel oleh Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah 1, Kementerian PUPR senilai Rp195 Milyar dimenangkan oleh BUMN PT Nindya Karya Wilayah 2.

Anehnya, menurut aktivis anti korupsi Jambi, Perizal, perusahaan yang beralamat di Jalan Kol. H Burlian Km.09 No 8 – Palembang (Kota)-Sumatera Selatan ini disebut sebagai Nindya Karya Wilayah 2. Padahal diketahui wilayah operasional PT Ninda Karya Wilayah 2 meliputi DKI Jakarta-Surabaya (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur).

Baca juga: Jokowi Akan Datang, Balai Pelaksana Jalan Nasional IV Kebut Tambal Jalan Berlubang

Sementara Jambi dan Sumsel termasuk ke dalam wilayah 1 yang meliputi Medan – Palembang (Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung).

“PT Nindya Karya Wilayah 1 inilah yang pernah terseret kasus korupsi dengan modus tender fiktif tahun 2006-2011 lalu. Kasusnya sudah divonis pada Desember 2014 lalu, ” papar Peri, Rabu 19 Desember 2018 melalui sambungan telepon dari Jakarta.

Dalam kasus ini, General Manager Divisi Konstruksi dan Properti PT Nindya Karya Cabang Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam, Heru Sulaksono, divonis sembilan tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta subsidair empat bulan kurungan.

Lihat lagiBPJN IV: Proyek Pembangunan Jalan ke Bandara Jambi Terhambat di Pasir Puti.

Bercermin dari kasus tersebut, dikatakan Peri, pihaknya bersama dengan aktivis lainnya akan mengawal seluruh proyek yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya. Khususnya di Balai Pelaksana Jalan Nasional IV termasuk Satker Wilayah 1 dan lainnya.

“Kami berkomitmen akan mengawal dan mengungkap segala indikasi kecurangan terkait pembangunan di Jambi ini. Termasuk potensi korupsi dalam proyek jalan nasional di Jambi ini. Sudah cukup korupsi di Jambi yang menjerat Gubernur Jambi lalu. Jangan sampai terulang lagi. Ini negeri kami, akan kami jaga dan kawal terus,” kata Peri lagi.

Dia meminta agar pelaksana jalan nasional di Jambi bersikap transparan, sungguh-sungguh bekerja. Jangan sampai menyelewengkan kewenangan untuk memperkaya diri dan orang lain.

“Kami minta Pelaksana Jalan Nasional bersikap sungguh-sungguh kerja sedikit saja kami mencium gelagat yang tidak beres, tentu saja akan kami laporkan ke pihak berwajib. Kami akan pantau terus negeri kami ini,” pungkasnya.

 

 

 

Sudah dibagikan