Rizal Ramli: Kinerja Memble, Ekonomi Anjlok, Rakyat Sengsara, Kok Minta 3 Periode

Rizal Ramli

Rizal Ramli

Rizal Ramli: Kinerja Memble, Ekonomi Anjlok, Rakyat Sengsara, Kok Minta 3 Periode


Inilah JambiMantan Menteri Koordinator.Perekonomian Rizal Ramli mengatakan, jabatan presiden selama 3 periode melanggar UUD 1945.

Menurut Rizal, jika niat presiden menjabat selama 3 periode dijalankan maka negara bisa bubar.

“Ada yg kepengin 3x, padahal melanggar UUD. RI bisa bubar, wong kinerja memble, ekonomi & kesejahteraan rakyat anjlok. Demokrasi nyungsep. KKN+Dinasti semakin menjadi. Mungkin klo lebih nekad & lebih cerdas dari Putin, atau prestasi lebih hebat dari Xi Jinping, boleh lah mimpi 😄” kata Rizal melalui twitternya.

Sementara itu Mantan Ketua KY Jimly Asshidiqie meminta rakyat jangan terpancing dengan wacana masa jabatan presiden 3 periode.

Menurut dia, wacana itu adalah ide yang buruk dari semua segi. Wacana itu menurut dia digulirkan hanya.sebagai jebakan saja.

“Bangsa kita pun juga tidak membutuhkan perpanjangan masa jabatan prsiden sama sekali. Maka kalo ada ide perubahan terbatas UUD, jangan kaitkan dengan isu 3 periode ini, ” kata.Jimly juga melalui twitternya.

Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan MPR telah membuat amandemen atas UUD 1945, membatasi masa jabatan presiden periode saja. Kalau mau mengubah lagi itu urusan MPR; bukan wewenang Presiden.

“Salah satu alasan penting, mengapa kita dulu membubarkan Orde Baru dan melakukan Reformasi 1998 adalah karena jabatan Presiden tak dibatasi jumlah periodenya,” ujarnya.

Presiden Jokowi, lanjut Mahfud, tak setuju adanya amandemen lagi. Bahkan pada 2 Desember 2019 lalu Jokowin mengatakan bahwa kalau ada yang mendorongnya menjadi Presiden lagi maka ada 3 kemungkinan: 1. Ingin menjerumuskan; 2. Ingin menampar muka; 3. Ingin mencari muka.

“Kita konsisten saja, batasi jabatan Presiden 2 periode,” ujar Mahfud.

Baca juga:

***

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Cantumkan sumber dengan link berita terkait, bila Anda mengutip seluruh atau sebagian isi berita ini. Mari bersama menghargai karya jurnalistik.
SOROTAN
error: OPPPS, MAU NGAPAIN? Konten ini dilindungi !!