Sah, SKB Sudah Diteken, Gubernur Jambi Segera Pecat Erwan Malik Cs..

Erwan Malik, Saipudin dan Arfan/inilahjambi

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Bagikan:

Sah, SKB Sudah Diteken, Gubernur Jambi Segera Pecat Erwan Malik Cs..


Inilah Jambi – Surat Keputusan Bersama 3 Menteri, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Dalam Negeri, serta Kepala Badan Kepegawaian Nasional, tentang penegakan hukum terhadap PNS yang terlibat kejahatan jabatan, telah diteken pada Kamis 13 September 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.

Dalam butir kedua keputusan tersebut dituliskan, penjatuhan sanksi berupa pemecatan terhadap  PNS yang sudah dijatuhi hukuman yang berkekuatan tetap akan dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Apabila PPK (dalam hal ini adalah kepala daerah)  tidak melakukan pemecatan itu maka akan diberikan sanksi. Keputusan itu berlaku sejak 7 hari surat tersebut diteken di Jakarta. Dan Pelaksanaan keputusan bersama ini diselesaikan paling lama bulan Desember 2018.

“Pelaksanaan keputusan bersama ini diselesaikan paling lama bulan Desember 2018,” ucap Tjahjo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Di Jambi terdapat 44 orang (15 orang tingkat provinsi dan 29 orang tingkat kabupaten/kota) PNS yang sudah dijatuhi hukuman tetap karena korupsi.

Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Jambi, Khusairi, mengaku belum mengetahui nama-nama PNS yang sudah berstatus terpidana tersebut, selain 3 orang, seperti Erwan Malik, Saipudin dan Arfan.

Baca juga:

“Data itu kan (jumlah 44 orang) dari BKN Pusat. Mereka tidak menyebutkan nama dan instansi. Nah, takutnya data mereka tidak sesuai dengan data yang ada pada kita. Takutnya salah orang,” kata Khusairi kepada Inilahjambi, Jumat 14 September 2018.

Menurut Khusairi, pihaknya bersama Kepala BKD se Jambi akan datang ke BKN Regional Sumatera di Palembang, Sumatera Selatan, dalam waktu dakat guna mencocokan nama-nama PNS yang ada tersebut.

“Nanti dari sana baru diketahui siapa-siapa saja. Proses ini harus selesai Desember 2018 mendatang,” katanya.

Ditanya lebih lanjut apakah Erwan Malik, Haji Sai dan Haji Arfan termasuk dalam 15 orang PNS lingkup Provinsi Jambi yang bakal dipecat itu, Khusairi menjawab iya.

“Tapi akan kita bahas dulu bersama, sebab setahu saya Pak Erwan mengajukan banding,” katanya.

Untuk diketahui upaya Banding yang dilakukan Erwan Malik telah dikabulkan dengan putusan pengurangan masa hukuman selama 6 bulan.

Sumber Inilahjambi mengatakan, proses selanjutnya adalah Kasasi dari Jaksa KPK atau pihak Erwan Malik sendiri.

“Namun sepertinya pihak KPK tidak akan mengajukan Kasasi. Karena KPK tahu Erwan Malik bukan pelaku utama dalam kasus tersebut,” tutupnya.

(Nurul Fahmy)

Bagikan:
SOROTAN