Sempat Masuk Zona Merah, Serapan Disdik Provinsi Jambi Alami Peningkatan Signifikan

ilustrasi

Inilahjambi – Sejumlah instansi di Pemerintahan Provinsi Jambi yang awalnya mendapatkan rapor merah dalam penyerapan anggaran 2019, akhirnya menunjukkan peningkatan signifikan.

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi berdasarkan data awal evaluasi kegiatan APBD Tahun 2019 pada triwulan ke III hanya mampu menyerap anggaran sebesar 76,48 persen, namun hingga 31 Desember 2019, mengalami perubahan menjadi 94,09 persen.

Baca juga: Gara Gara Lauk Habis Pemuda Lempar Ibu dengan Pisau, Mati Dibacok Kakaknya Sendiri

Data tersebut terungkap dalam Rapat Evaluasi Kegiatan APBD Provinsi Jambi Triwulan IV TA 2019 di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Jumat 3 Januari 2020, yang dihadiri Gubernur Jambi Fachrori Umar da Plh.Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman.

Rapat yang dihadiri Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jambi sengaja dilaksanakan Gubernur Jambi diawal tahun 2020 guna menilai serta mengevaluasi hasil serapan pelaksanaan kegiatan masing-masing OPD.

“Langkah antisipasi pada tahun 2020 agar tidak terulang kembali dan bukan hanya serapan saja namun harus berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Gubernur Jambi.

Gubernur Jambi telah mengingatkan dalam Triwulan III adanya rencana aksi percepatan pelaksanaan anggaran agar berjalan maksimal.

Diketahui berdasarkan data realisasi yang dilaporkan melalui LPPK per 3 Januari 2020, rata-rata realisasi keuangan pada belanja langsung hanya mencapai 82,78 persen dengan realisasi fisik sebesar 89,66 persen.

Walaupun berdasarkan Simda realisasi anggaran pada belanja langsung per tanggal 31 Desember 2019 yang lalu adalah sebesar 86,22 persen dengan realisasi seluruh belanja sebesar 92,24 persen.

Menurut Gubernur, selisih ini dimungkinkan akibat masih adanya realisasi yang belum dilaporkan dalam LPPK.

“Tidak optimalnya perangkat daerah yang memiliki anggaran besar untuk kedepan tetap ikuti aturan perundang-undangan dan kerja baik dengan cara yang baik dan hasil yang baik pula,” harap Gubernur Jambi.

Selain Dinas Pendidikan, beberapa OPD lain yang pada awal rapat dinyatakan dalam zona atau raport merah juga mengalami perubahan signifikan.

Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakat 63,75 persen ternyata data riil pada angka 87,17 persen,

Badan Pengembangan dan Sumber Daya Manusia awalnya 78,29 persen juga terjadi perubahan dengan 99,00 persen fisik dan 90,31 persen keuangan.

Laporan dari masing-masing OPD menjadi data terbaru yang harus berdasarkan bukti pertangungjawaban secara administrasi pelaksanaan APBD TA 2019.

 

 

HOT NEWS