Sat. Mar 23rd, 2019

Sering Kritik Pemerintah, Said Didu Dipecat dari Jabatan Komisaris BUMN PT BA

Muhammad Said Didu/Twitter

Inilahjambi – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BUMN PT Bukit Asam, Produsen Batubara, memecat Said Didu pada Jumat 28 Desember 2018. Said sebelumnya duduk di jajaran komisaris.RUPSLB PTBA digelar pagi ini.

Said Didu sendiri membenarkan soal pemecatan dirinya melalui akun twitter:

“Hari Ini saya merasa terhormat krn : 1) dilakukan RUPS Luar Bisa PPTBA dg agenda tunggal memberhentikan saya, dan 2) alasan pemberhentian saya krn dianggap TIDAK SEJALAN dengan pemilik saham Dwi Warna (Menteri BUMN),” tulis Said Didu, Jumat.

Baca juga: Warga Pasirputih Jambi Selatan Tewas Mengapung di Danau Sipin

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu merasa kaget karena pemecatan dirinya sangat mendadak.

Dia juga mengaku tak diberi tahu alasan yang membuatnya dicopot dari posisi tersebut.

Menurutnya, dia baru diberi tahu soal pencopotan dari jabatan anggota komisaris, hanya 5 menit sebelum RUPSLB dimulai.

Selama ini, Said Didu dikenal kritis atas kebijakan-kebijakan pemerintah. Bahkan pada Kamis 27 Desember 2018 dia menyampaikan rangkaian cuitan di akun twitter pribadinya (kultwit), terkait pembelian 51 persen saham PT Freeport Indonesia oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum.

Lihat lagi: 51 Persen Saham Freeport Dikuasai RI, Dahlan Iskan: Terimakasih SBY

Menurutnya, keputusan apapun yang dipilih oleh pemerintah terkait Freeport dipastikan akan menimbulkan kontroversi. Karena banyak variabel kebijakan yang multitafsir dan ada upaya politisasi langkah tersebut.

 

 

Sudah dibagikan