Mon. May 27th, 2019

Sudah Setahun, Janji Gubernur Jambi untuk Korban Kebakaran di Simbur Naik Belum Terealisasi

Salah seorang korban kebakaran di Simbur Naik sedang duduk di puing bekas rumahnya mencari sisa barang yang bisa diselamatkan/NF

Inilahjambi – Janji Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk korban bencana kebakaran di Desa Simbur Naik, Kecamatan Muarasabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) pada Desember 2017 lalu hingga kini belum terealisasi.

Kepala Desa Simbur Naik, Faisal Ghafa dilansir e-newstime.co, 28 Januari 2019 mengungkapkan, bantuan yang dijanjikan oleh Pemprov Jambi untuk korban total sebesar Rp 340 juta berupa uang tunai. Uang itu akan diberikan ke setiap sekitar Rp. 5 juta per kepala keluarga.

“Secara simbolis, 68 KK korban bencana kebakaran Desa Simbur Naik sudah menerima bantuan dari Provinsi, tetapi secara resmi belum, ” katanya.

Sejauh ini,  kata dia,  bantuan yang sudah diterima korban hanya dari Pemerintah Kabupaten Tanjabtim dan Pemerintah Pusat.

Baca juga: Bobol Rumah, Seorang Wanita Ditangkap Polisi

”Bantuan yang dari Pemerintah Provinsi Jambi hinga kini belum ada kejelasannya. Bantuan yang pernah diberikan secara simbolis oleh Gubernur Jambi Zumi Zola saat itu, ” ungkapnya.

Dia menuturkan, saat pihaknya berkoordinasi dengan pihak Badan Keuangan Provinsi Jambi, saat itu dijanjikan pada akhir tahun 2018 bisa dicairkan.

Lihat: Ditetapkan Sebagai Tersangka, Vanessa Angel Keberatan?

”Tapi belum diselesaikan hingga sekarang. Belum turun, atau belum ada kejelasan pastinya. Korban ini masih menanti bantuan pihak Provinsi itu kapan pastinya,” tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, sebagian besar korban masih ada yang sedang mulai membangun tempat tinggal, ada juga yang sudah selesai dan bahkan sudah ada juga yang sudah ditempati. ”

Karena pihak Provinsi sudah berjanji memberikan bantuan itu, maka korban masih menunggu janji dan bertanya-tanya.

“Sudah satu tahun lebih dari itu, sejak akhir Desember 2017 hingga sekarang. Bangunan yang didapat korban saat ini masih banyak yang terhutang ke toko material, ” bebernya. ‘

Sementara itu, bantuan dari Pemerintah Pusat sudah diterima korban, yang langsung masuk ke rekening masing-masing.

“Kita ucapkan terimaksih yang tak bernilai-dihargai kepada pihak Dinas Sosial Tanjabtim. Berkat kerja keras dan upaya mereka, korban dapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat berkali lipat, ” tukasnya.

 

 

Sudah dibagikan