Sumintak, Tukang Ojek di Tembesi yang Berhasil Kuliahkan 2 Anaknya

Inilahjambi -Sebagai orang tua, berhasil menghidupkan anak secara sehat, menyekolahkan anak tersebut sampai ke jenjang perkuliahan, apalagi mendapat melalui bea siswa, adalah merupakan kebahagian yang luar biasa. Apalagi penghasilan orang tua anak tersebut, hanya sebagai tukang ojek yang hanya menerima beberapa uang lembar seribuan setiap harinya.

Kebahagiaan itu, sangat dirasakan oleh Sumintak (53), warga RT 05 RW 1 Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi.

Ketika dikonfirmasi Inilah Jambi , Minggu 26 Agustus 2018 di Pasar Minggu Muara Tembesi, Sumintak, mengungkapkan rasa bahagia dirinya serta istrinya Sri (51), yang mana kedua anak gadisnya Anggi Sahria (23) dan Anggri Amelia (19) bisa kuliah jalur bea siswa.

“Saya dan istri, sangat bahagia. Kedua anak saya mendapat bea siswa dan kuliah di Universitas Sriwijaya” ucap Sumintak.

Sumintak menceritakan bahwa dirinya berprofesi sebagai tukang ojek sejak 1997 nan lalu.Sementara istrinya bekerja sebagai penyadap karet milik orang lain yang berpenghasilan tidak seberapa.

“Namun, walaupun saya tukang ojek dan istri penyadap karet, kami mempunyai prinsip, anak-anak harus menjadi orang besar dan sukses. Alhdulillah, kedua anak kami bisa kuliah. Anak yang besar, malahan sudah kerja” ungkap Sumintak.

Ketika anak pertamanya Anggi berumur dua tahun pada 1997, lanjut Sumintak, dirinya yang kerja sebagai penyadap karet, mulai berfikir bagaimana bisa mendapatkan uang untuk menghidupi keluarga dan satu anaknya. Karena waktu itu Pasar Minggu belum ada angkutan bagi alternatif bagi pengunjung pasar, maka timbul pikiran untuk mengojek.

“Akhirnya, saya kredit motor menjadi tukang ojek. Alhamdulillah, dari ngojek inilah saya dapat penghasilan tetap, sampai anak kedua saya lahir pada 1999 lalu” terangnya.

Ketika ditanya apakah memasuki umur setengah abad ini, akan mencari pekerjaan lain yang lebih ringan dan tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga, Sumintak yang berdarah Jawa ini mengatakan akan tetap menggeluti profesi ini sampai tua.

“Saya menikmati pekerjaan sebagai tukang ojek ini. Mungkin inilah pekerjaan yang diberikan Allah untuk saya mengais rezeki yang halal” kata Sumintak.

Dirinya berharap melalui media, kepada seluruh orang tua, yang mempunyai pekerjaan apapun, walaupun hanya sebagai buruh kasar, membesarkan anak sampai besar serta bisa mencicipi bangku perkuliahan adalah suatu kewajiban.

“Menjadikan anak sukses sampai bangku akademik, adalah tanggungjawab kita sebagai orang tua. Dengan niat tulus, ihklas, walaupun kita hanya kuli, seperti saya, hanya tukang ojek, kita semua pasti bisa. Asalkan kita selalu berdoa dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT” pungkas Sumintak.

 

 

(Ade Ambon)

Bagikan
HOT NEWS