Tari Pisang, Tari Ayak dan Kwau Sastra Lisan Merangin Ditetapkan Warisan Budaya Nasional

Inilahjambi, MERANGIN – Tiga budaya Kabupaten Merangin ditetapkan sebagai warisan budaya nasional, pada sidang warisan benda dan budaya yang berlangsung di Jakarta pada 20 Oktober 2015 lalu.

Ketiga budaya itu, Tari Pisang, Tari Ayak dan Kwau sastra lisan. Copy sertifikat ketiga budaya tersebut pada Rabu malam (6/1) diserahkan Pejabat Gubernur Jambi H Irman, kepada Bupati Merangin H Al Haris pada acara Malam Apresiasi Seni Melayu Jambi di Aula Taman Budaya Jambi.

Pada acara yang bertajuk Adat dijunjung budaya disanjung itu bupati mengatakan, sebenarnya masih banyak lagi budaya-budaya Merangin lainnya yang layak menjadi warisan budaya nasional.

‘’Hanya saja karya budaya Merangin itu belum semuanya terangkat, sehingga banyak orang yang belum tahu. Tari Jalangkung misalnya, tariannya sangat unik dan menarik menjadi seni pertunjukan,’’ujar Bupati.

Untuk itu bupati mengajak para seniman terus menggali potensi budaya Kabupaten Merangin lainnya yang belum terpublikasikan. Termasuk budaya menggunakan Tengkuluk bagi perempuan Merangin.

Selain itu Kabupaten Merangin juga banyak memiliki lagu-lagu daerah dan musik Melayu Merangin. Jika masuk dapur rekaman yang profesional, lagu dan musik Melayu Merangin itu mampu bersaing di blantika musik nasional.

Sementara itu Pejabat Gubernur Jambi H Irman, minta agar kekayaan karya seni dan budaya yang dimiliki Provinsi Jambi jangan sampai terkubur bersama Maestronya.

‘’Kebanyakan karena penciptanya meninggal dunia, sehingga karya-karyanya tidak lagi diangkat oleh pelaku seni lainnya, sehingga karya seni itu menjadi hilang begitu saja. Mestinya pelaku seni bisa menjadi pewaris seni,’’ujarnya. (Kil)

Bagikan
HOT NEWS