Tegas, Lewat Demontrasi HMI Cabang Bangko Tolak UU Omnibus Law

Potret aksi demonstrasi di halaman gedung DPRD Merangin/Ist

Inilah Jambi – Ratusan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangko, secara tegas menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus Law menjadi undang-undang.

Penolakan tersebut dilontarkan aktivis melalui aksi demonstrasi damai yang berlangsung di depan gedung Wakil Rakyat Merangin, Rabu (7/10) atau sekitar pukul 10.00 WIB.

Tuntutan mereka adalah penolakan UU Omnibus Law yang pasal-pasalnya dianggap kontroversial. Seperti uang pesangon yang dihilangkan, UMP, UMK, dan UMR yang ditiadakan, hak cuti (cuti sakit, cuti kawin) yang dihilangkan, dan lain sebagainya.

Baca juga:

“Kami ingin undang-undang Omnibus Law yang disahkan segera dibatalkan. Kita melihat UU ini tidak pantas disahkan. Aturan yang hanya menguntungkan pihak pengusaha dan kalangan elit saja.” kata Agus Manika, Sekretaris Umum HMI Cabang Bangko saat berorasi.

Usai berorasi, Ketua DPRD Merangin Herman Effendi langsung menemui para pendemo. Satu-satunya anggota dewan yang hadir saat itu, dan berada di tengah kerumunan massa aktivis.

Dalam dialog tersebut, Herman Effendi sepakat jika undang-undang tersebut ditinjau ulang kembali. “Kami juga satu suara dengan adik-adik aktivis HMI, dan siap memperjuangkan aspirasi rakyat yang disampaikan,” tegasnya.

 

(Rhomadan Cerbitakasa)

Bagikan
HOT NEWS