Temui MUI, Mendikbud Muhadjir Bahas Full Day School
Inilahjambi– Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia di Menteng, Jakarta Pusat. Kedatangan Muhajir tersebut dalam rangka membahas kebijakan sekolah 8 jam sehari dari Senin hingga Jumat alias Full Day School.
Pantauan detikcom di Kantor MUI Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu 14 Juni 2017 pukul 13.05 WIB, Muhadjir yang didampingi Ketua MUI KH Ma’ruf Amin terlihat memasuki ruang rapat. Belum ada pernyataan yang disampaikan keduanya sebelum melakukan pertemuan tertutup tersebut.
Sebelumnya diberitakan, MUI meminta Mendikbud mengkaji kembali kebijakan full day scholl yang dibuatnya. Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa’adi khawatir pendidikan keagamaan keagamaan (Madrasah Diniyah) akan gulung tikar padahal telah berkontribusi besar bagi penguatan nilai-nilai agama hingga pembentukan karakter siswa.
“Dengan diberlakukannya pendidikan selama delapan jam sehari dapat dipastikan pendidikan dengan model madrasah ini akan gulung tikar. Padahal keberadaannya masih sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Zainut dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu 11 Juni.
“Saya tidak bisa membayangkan berapa jumlah madrasah diniyah yang dikelola secara mandiri dan sukarela oleh masyarakat akan tutup. Berapa jumlah pengajar yang selama ini mendidik anak siswa dengan ihlas tanpa pamrih akan kehilangan ladang pengabdiannya. Hal ini sangat menyedihkan dan akan menjadi sebuah catatan kelam bagi dunia pendidikan Islam di negeri yang berdasarkan Pancasila,” jelas Zainut.
Kemdikbud sudah membuat pernyataan bahwa penambahan jam belajar yang dimaksud bukanlah full day school, namun pendidikan karakter melalui belajar 8 jam.
(Sumber: detik.com)
