Ketahuan Sebabnya Syarif Fasha Mulai Rajin Kunjungi Sekolah-Sekolah

Inilahjambi, KOTA JAMBI – Dalam dua pekan ini Walikota Jambi Syarif Fasha mulai rajin mengunjungi sekolah-sekolah di kota ini. Sebelumnya, Walikota mengunjungi SMAN 1 Kota Jambi. Pada Senin 18 Januari 2016, Fasha mendatangi SMAN 2 Kota Jambi.

Fasha bahkan menjadi pembina upacara di lapangan sekolah tersebut sejak pagi. Apa yang direncanakan Fasha?

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi, yang ikut dalam kunjungan itu mengaku banyak hal yang dibicarakan walikota di sekolah-sekolah tersebut, berdialog dengan siswa dan para guru.

“Sebenarnya kunjungan Pak Walikota ke sekolah itu untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait persoalan di sekolah. Termasuk juga mensosialisasikan program Pemerintah Kota Jambi, bukan saja kepada para guru, tapi juga ke siswa,” kata Mulyadi, Senin 18 Januari 2016.

Dikatakan Mulyadi, salah satu dialog Fasha dengan siswa yakni soal pemanfaatan ruang publik yang telah dibangun pemerintah kota.

Baca juga:

 

“Pemkot kan sudah membangun taman-taman dan ruang publik di Kota Jambi. Pak Wali berharap, ruang publik itu digunakan oleh siswa untuk hal-hal yang positif. Jangan sampai mereka justru tidak tahu dan malah merusak fasilitas tersebut. Itu bentuk sosialisasi Pak Wali ke siswa,” ujar Mulyadi.

Fasha juga meminta agar siswa melaporkan langsung persoalan yang mereka hadapi di sekolah, seperti misalnya ada pungutan liar dan sebagainya dilakukan oleh kepala sekolah atau pihak sekolah lain.

“Pak Wali dalam dialog itu menyebutkan akun-akunnya di media sosial, seperti facebook, instagram dan twitter, dengan harapan para siswa dapat langsung berinteraksi dengan beliau melalui media tersebut, melaporkan segala persoalan di sekolah. Selain itu, banyak juga dialog-dialog lainnya,” uajar Mulyadi lagi.

Setelah itu, dikatakan Mulyadi, Walikota juga membuka sesi dialog dengan para guru.

Diakui Mulyadi, terlibatnya Walikota secara langsung dalam dialog dengan para siswa membuat pihak sekolah dan guru harus berpikir ulang jika ingin membuat kebijakan yang melenceng, seperti pungutan liar dan lainnya.

INILAH IKLAN

“Yang menarik juga saat Walikota bicara soal pemanfaatan teknologi informasi dengan para siswa. Para guru yang selama ini tidak memahami perkembangan IT dan pemanfaatannya, mau tidak mau harus belajar ulang untuk menguasai soal-soal IT,” katanya.

Menurut Mulyadi, zaman yang berkembang seperti sekarang ini harus disikapi oleh pihak sekolah dengan bijak. Para guru harus memahami peran dan pemanfaatan IT untuk pengembangan diri dan sekolah.

“Sekarang ini, semua informasi dari Kemendikbud disiarkan melalui website resmi Kemendikbud. Jadi pihak sekolah juga harus paham dan mengetahui cara-cara mengakses informasi dari website resmi tersebut. Jangan sampai terperdaya berita hoax yang disebar website palsu, seolah informasi resmi,” pungkas Mulyadi.

 

 

(Zalman Irwandi)

HOT NEWS