Warganet Bereaksi, Rating Facebook di Play Store Anjlok

Warganet Bereaksi, Rating Facebook di Play Store Anjlok


Inilah Jambi – Rating aplikasi Facebook di Play Store anjlok ke angka 2.9. Aplikasi media sosial seperti Facebook, Instagram, hingga Twitter dianggap telah memberlakukan kebijakan berat sebelah dalam menanggapi isu Palestina dan Israel.

Facebook sendiri memicu kegeraman warganet karena dianggap telah membatasi penyebaran konten terkait serangan Israel ke Palestina, khususnya pandangan pro-Palestina. Konten-konten tersebut dianggap telah melanggar aturan.

Hal itu membuat warganet di seluruh penjuru dunia marah, menganggap Facebook menghalangi kebebasan berpendapat, Alhasil mereka ramai-ramai melakukan kampanye untuk menyudutkan Facebook dengan memberikan rating bintang satu di toko aplikasi Google Play Store.

Sebelum mendapatkan gempuran dari warganet, rating Facebook di Play Store 4,2, kemudian turun menjadi 2.9.

Baca juga:

Hingga Selasa sore (18/5), rating Facebook berada di posisi bintang tiga, dengan total yang mengulas sebanyak 113.676.210 akun.

“Tidak bersikap netral dan meyembunyikan kebenaran. Membiarkan penjahat dunia melakukan pembunuhan dan penjajahan. Facebook tidak layak mendapatkan bintang 5 dan tidak patut untuk dunia,” ujar akun bernama Iyep Jalaludin dalam komentarnya yang mendapatkan 1.818 suka.

“Facebook belakangan ini menjadi corong golongan tertentu dan tidak adil. Terbukti berita-berita mengenai Palestina langsung disaring ketat dan akun yang memberitakan auto blokir. Facebook membatasi kemerdekaan informasi dan kemerdekaan berpendapat,” kata akun lainnya, Jan’s SeeNew Lingga dengan 2.651 suka.

“Apakah karena salah satu pendirinya/pemiliknya atau negara asal aplikasi ini pro Israel atau dapat kucuran dana yg besar dari pengusaha-pengusaha pro Israel yang membuat postingan-postingan seputar Palestina itu dihapus bahkan sampai akunnya dihapus atau diblokir?” sindir akun Arief Wahyu Prasetyo yang mendapatkan 631 suka.


Aktifkan Watermark Bendera Perancis Usai Teror di Paris, Facebook Dinilai Rasis

Inilah Jambi – Munculnya fitur watermark bendera Perancis di Facebook, pasca teror di Paris pada Jumat 13 November 2015, sebagai ungkapan simpati terhadap korban, oleh para pengguna jejaring media sosial itu, menimbulkan perdebatan di media sosial.

Tidak sedikit yang menggunakan dan berlaku cuek, namun tidak sedikit pula yang mendebat dan menyindir petinggi Facebook Mark Zuckerberg telah berlaku rasis.

Sebelumnya, tidak lama usai penembakan di Paris, Facebook memang memasang fitur safety check untuk para pengguna FB yang berada di lokasi kejadian. Fitur itu berguna untuk mengonfirmasi keselamatan mereka kepada keluarga dan teman di jejaring sosial itu baca selengkapnya

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.

Tinggalkan Balasan

SOROTAN