Kisruh Tim Pemenangan Prabowo-Sandi di Jambi, Caleg Diminta Jangan “Gentol” Cari Suara…
Pasangan calon Presiden Prabowo – Sandi/net
Kisruh Tim Pemenangan Prabowo-Sandi di Jambi, Caleg Diminta Jangan “Gentol” Cari Suara…
Baca juga:
- Pelaku Pembunuhan di Desa Bakung Marosebo Keponakan Korban Sendiri?
- Jenazah Presenter TVRI Ditemukan Tewas di TPS, Diduga Korban Pembunuhan
- Bunuh Orang yang Hendak Perkosa Anaknya, Akmaludin Terancam Pasal Pembunuhan Berencana…
- Kronologis Pembunuhan Supir Travel Warga Baganpete
- Ingat Pembunuhan Indri? Pelaku Segera Disidang, ini Ancaman Hukumannya…
Inilah Jambi – Pengamat Politik Taufik Yasak menilai posisi pengurus dalam struktur tim pemenangan calon presiden di daerah, seperti Jambi sebaiknya diisi oleh tokoh-tokoh yang profesional dan memiliki wibawa di tengah masyarakat.
Menurut dia, tokoh tersebut tidak harus orang dari partai, tapi pribadi yang disegani, tidak memilki ambisi pribadi, bersih luar dalam dan memiliki integritas.
“Sebenarnya tidak perlu orang dari partai, yang penting berwibawa, tidak punya kepentingan pribadi yang ditonjolkan, tokoh masyarakat yang disegani, bersih luar dalam,” ujar Taufik Yasak kepada Inilahjambi, Senin siang 8 Oktober 2018.
Pernyataan itu disampaikan mantan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jambi ini, dalam menyikapi kisruh pemilihan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Presiden Prabowo – Sandi di Jambi.
Taufik menjelaskan, anggota partai termasuk ketua dan kader lainnya yang sedang ikut dalam pemilihan legislatif 2019 ini, sebaiknya tidak usah masuk dalam struktur pemenangan. Sebab, dapat menimbulkan kesan tidak profesional terhadap partai dan caleg yang bersangkutan. Mereka dapat disebut mendompleng tim untuk urusan pencalegan.
“Katanya mau menang, tapi kalau diikuti “gentol” (mendompleng) untuk ambil suara, rasanya tidak bakalan (berhasil). Maaf, ini pendapat saya,” ujar pria yang kini aktif menggerakkan LSM Kantiombudsman itu.
(Nurul Fahmy)
