APP Sinar Mas Komitmen Asian Games 2018 Tanpa Asap
Ket foto: FOM Fire (Kepala Regu Pemadaman Kebakaran) PT Wira Karya Sakti (WKS) Eldi Ramadanis/Nurul Fahmy
Inilahjambi – Asian Pulp and Paper (APP) dan Sinar Mas Forestry berkomitmen mencegah kebakaran hutan di wilayah konsesinya, bahkan sampai radius 5 kilometer sampai ke perkampungan. Komitmen ini ditegaskan kembali perusahaan pengelola hutan tanaman industri ini jelang masuknya musim kemarau Mei ini dan helat akbar Asian Games 2018.
“Berdasarkan perkiraan cuaca, pertengahan Mei hingga September 2018 ini cuaca panas akan melanda Jambi. Sudah masuk musim kemarau. Kami pastikan akan melalukan antisipasi kebakaran lahan dan hutan di wilayah kami. Ini komitmen kami terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan, termasuk juga mendukung pelaksanaan Asian Games 2018,” tegas FOM Fire (Kepala Regu Pemadaman Kebakaran) PT Wira Karya Sakti (WKS) Eldi Ramadanis, Kamis 3 Mei 2018.
Pihaknya, lanjut Eldi, menerapkan 4 pilar manajemen penanggulangan api secara terintegrasi, yakni pencegahan, persiapan, deteksi dini dan respon cepat.
Ada 330 personil pemadam kebakaran di anak perusahaan Sinarmas yakni, PT WKS di Jambi, atau sekitar 2.700 personil di PT Sinarmas APP. Ada 7 unit helikopter water bombing jenis puma dan heli bel. Ditambah 1.150 pompa air, 160 truk pemadam, 266 pos pemantau dan 89 menara api setinggi 30 meter.
“Di Jambi, dua helikopter jenis mil 8 buatan Rusia stand by melakukan water bombing. Tenaga operasionalnya langsung profesional yang ahli dalam pemadaman kebakaran dari perusahaan Hevilift. Sementara Tim pemadam tersertifikasi Manggala Agni,” ujar dia bersemangat dalam simulasi pemadaman api oleh Tim Reaksi Cepat PMK PT WKS di Sungai Tapah, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
Sebelum aksi, api atau titik panas akan dideteksi oleh seperangkat sistem komputer secara terus menerus di ruang pantau (situation room). Sistem ini terkoneksi dengan perangkat BMKG dan satelit pendeteksi api lainnya. Jika ditemukan tanda tanda api atau titik panas, petugas di situation room akan memberikan instruksi melalui radio kepada petugas untuk melacak secara langsung ke titik lokasi.
Di tempat sama, Erik, Komandan TRC, memaparkan, ada dua tim dalam TRC yang bergerak melakukan pemadaman. Tim pertama melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seperti pompa air dan sebagainya. Saat pemadaman itu helikopter akan membantu menyiramkan air dari udara secara berkala.
“Helikopter akan menyiramkan air sebanyak 5 ton atau sekitar 5.000 liter air ke titik api sekali angkut. Air dari helikopter ini mampu memadamkan 50 persen api. Sisanya akan dipadamkan oleh personil di darat,” Kata Erik.
Sementara itu tim kedua juga bergerak cepat membuat sekat bakar yang berguna memutuskan jalur api. Pembuatan sekat bakar ini dilakukan apabila arah angin berubah dan api kian membesar. Perlindungan pertama yang dilakukan tentu untuk pemukiman atau perumahan warga.
Lihat videonya:
Ini adalah standar operasi yang diterapkan apabila terjadi kebakaran. APP Sinarmas Telah menggelontorkan dana mencapai 100 Juta dolar untuk penanggulangan api secara Terintegrasi ini. Selain operasional pemadaman, APP Sinar Mas juga melakukan upaya preventif dengan mengajak serta masyarakat sekitar untuk “menolak api” melalui program Desa Makmur Peduli Api.
Hingga 2018 ini sudah ada 200 Desa Makmur Peduli Api (DMPA) di kawasan seputaran konsensi APP Sinarmas yang meliputi Jambi, Riau dan Sumsel. Jumlah ini sudah terealisasi dari target sekitar 500 DMPA hingga tahun 2020.
Di Jambi, sudah terbentuk sekitar 38 Desa Makmur Peduli Api yang secara umum berada di kawasan konsensi PT WKS di Sungai Tapah, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
(bersambung)
