Mantan Relawan Jokowi: KPK Harus Tindaklanjuti Kritik JK
Teks Sumber : RMOL.CO
Inilahjambi – Kritik yang disampaikan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla terkait proyek pembangunan light rail transit (LRT) yang dinilai tidak efesien harus segera ditindaklanjuti oleh KPK.
Baca lagi : BPN dan TKN Minta Panelis Debat Capres Kedua Disumpah
Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Syafti Hidayat mengatakan, pernyataan JK atas proyek pembangunan infrastruktur LRT Jabodebek senilai Rp 500 miliar per kilometer yang kemahalan itu, merupakan bentuk kritik dari dalam.
Penyidik dari komisi antirasuah harus segera menelusuri kejanggalan tersebut.
“Itu adalah cara JK mengkritik dari dalam. Tindakan JK ini harus diapresiasi (KPK),” ujar Syafti saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu 26 Januari 2019.
Sebab, kata mantan pengurus Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) ini, korupsi merupakan tindakan tidak terpuji yang bisa menyengsarakan rakyat.
Baca lagi : Pak Sandi, Bagaimana Kalau Suara Kita Dicurangi? Sandiaga: Belajarlah Selfi…
“Korupsi itu memiskinkan rakyat. Korupsi itu musuh kita semua,” pungkas Syafti.
Selain LRT Jabodebek, Jusuf Kalla juga mengkritik pembangunan infrastruktur LRT Palembang dan kereta Trans Sulawesi yang sama-sama dinilai tidak efesien.
