Pendiri PAN Provinsi Jambi ini Sebut Partai Politik Jangan Merasa Paling Super
Inilahjambi, KOTA JAMBI – Salah seorang pendiri Partai Amanat Rakyat (PAN) Provinsi Jambi, Nasroel Yasir, menilai partai politik saat ini tumbuh menjadi lembaga super. Mereka beranggapan hanya parpol-lah satu-satunya lembaga yang dapat menentukan calon kepala daerah. Sementara calon independen yang akan maju tidak dipandang.
“Selama ini parpol menganggap dirinya super bodi untuk menentukan calon kepala daerah. Mereka lupa ada saluran lain yang bisa mengajukan seseorang melalui proses perorangan,” kata Nasroel, Kamis 10 Maret 2016.
Dikatakan Nasroel, gerakan ‘Teman Ahok’ di Jakarta yang mampu mengumpulkan KTP hingga ratusan ribu untuk mencalonkan Basuki Thajaja Purnama sebagai Gubernur Jakarta dari jalur independen, seharusnya membuka mata para pengurus partai politik.
Selama ini mungkin jalur independen tidak banyak berhasil dan sering dipandang sebelah mata, karena mereka bergerak sendiri. Namun, lanjut Nasroel, gerakan ‘Teman Ahok’ membuktikan jalur independen dapat membuat partai politik kebakaran jenggot.
“Terlepas dari siapa di belakang “Teman Ahok”, namun partispasi warga dalam menentukan kepala daerah mereka dari jalur independen dapat menjadi ganjalan bagi parpol. Gerakan ini juga dapat menular sampai ke daerah-daerah,” papar Nasroel.
Di Jakarta, gerakan ‘Teman Ahok’ berhasil ‘memaksa’ Basuki Thahaja Purnama untuk lepas dari partai saat pencalonan kepala daerah (Gubernur DKI) mendatang.
Mereka menyatakan siap mengumpulkan satu juta KTP untuk pasangan Basuki dan Heru yang akan melaju dalam pikada DKI melawan calon-calon lain yang akan diusung oleh partai politik, termasuk parti penguasa (PDIP).
Baca juga:
(Nurul Fahmy)
