Advokad ini Tuding Walikota Jambi Syarif Fasha Lakukan Pembohongan Publik

Inilahjambi, KOTA JAMBI – Wali Kota Jambi Syarif Fasha dituding telah melakukan pembohongan publik dengan menyebut para pedagang Pasar Tanah Pilih tidak lagi membayar pajak (retribusi) sejak Januari 2016. Pernyataan itu, disampaikan Fasha di sejumlah media massa, belum lama ini.

Menurut koordinator lapangan pedagang Pasar Tanah Pilih yang juga seorang advokad, Fikri Riza, dalam kenyataannya, para pedagang tetap membayar retribusi hingga Maret 2016 langsung ke Dinas Pasar Kota Jambi.

“Walikota Jambi Syarif Fasha telah melakukan pembohongan publik dengan pernyataannya. Bagaimana Jambi mau maju, sedangkan walikotanya pembohong,” kata Fikri, Kamis 24 Maret 2016.

Dipaparkan Fikri, pembayaran retribusi langsung diminta oleh Kepala Bidang Pendataan dan Pendapatan Dinas Pasar Kota Jambi setiap bulan

“Pedagang selalu bayar uang retribusi sampai bulan Maret bukan Januari seperti yang dikatakan Fasha. Pembayaran ini langsung diminta oleh Dinas Pasar setiap bulan,” ujar Fikri.

Ditambahkannya, pedagang membayar retribusi sebesar Rp71 ribu untuk kios lantai atas dan Rp624.500 untuk kios di bawah.

Menurut dia, para pedagang memiliki bukti pembayaran yang ditandatangani Kabid Pendataan dan Pendapatan Dinas Pasar Kota Jambi Erwandi.

“Jadi, sekarang Fasha jangan asal tuduh pedagang tidak pernah membayar retribusi. Pedagang ada buktinya bahwa setiap bulan mereka selalu bayar,” tambah Fikri.

Sejumlah pedagang Pasar Tanah Pilih menolak rencana Pemerintah Kota Jambi untuk mengalihfungsikan bangunan Istana Anak-anak (Pasar Tanah Pilih) menjadi lahan parkir.

Mereka beberapa kali menyampaikan asiprasi ke DPRD Kota Jambi. Sejauh ini, mayoritas angggota DPRD mendukung penolakan pedagang atas rencanan Pemerintah Kota Jambi.
(Zalman Irwandi)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN