Begini Postur Dzaki yang Hajar Siswa Titian Teras Hingga Luka 9 Jahitan di Wajah
Begini Postur Dzaki yang Hajar Siswa Titian Teras Hingga Luka 9 Jahitan di Wajah
Inilah Jambi – Sebabkan Raffi Diananta luka-Luka di bagian wajah, pelipis dan bawah bibir hingga dijahit sebanyak 6 di luar dan 3 di dalam, bagaimana postur tubuh Dzaky Ilham sebenarnya?
Inilah Jambi mencari tahu bagaimana postur kedua anak, yang sejatinya sama-sama teman bermain dan satu kelas, serta satu asrama di SMA N Titian Teras Abdurahman Sayuti, ini.
Mereka sebelumnya terlibat dalam kasus penganiayaan setelah Dzaki Ilham memukul wajah Raffi Diananta di laboratorium komputer sekolah favorit di Provinsi Jambi ini.

Saat itu Kamis malam 4 November 2021, kedua siswa ini tengah asik bermain komputer di lab komputer. Hingga pada pukul 21.00, Raffi berdiri dan mengajak Dzaki untuk kembali ke kamar. Namun Dzaki yang masih asik di depan komputer menolak, Raffi yang biasa menjahili temannya itu langsung mematikan monitor komputer dan langsung berlari keluar.
Kesal dengan tindakan Raffi, Dzaki yang ternyata bertubuh kecil ini langsung berjalan keluar dan memukul Raffi. Akibatnya, muka Raffi diperban setelah dijahit di bidan terdekat dari sekolah.
“Tubuh Dzaki itu kecil, kurus, agak hitam, cuma sebahu atau se dada Raffi Diananta yang besar tinggi,” ucap kepala SMA Titian Teras Pahrin Wirnadian, kepada inilah Jambi.
Pernyataan itu diamini sejumlah orang tua siswa yang anaknya bersekolah di SMA tersebut. “Jadi waktu ramai-ramai kasus itu bulan lalu, saya lihat anak di asrama sekolah. Saya tanya ada apa ramai-ramai, anak saya cerita kejadian itu. Dia juga sebut bahwa Dzaki itu anaknya sopan dan pendiam. Tubuhnya juga lebih kecil dari Raffi. Anak saya bilang, mereka itu berteman, walaupun Raffi suka membully Dzaki,” papar sumber.
Baca juga:
- 6 Kali Tolak Mediasi, Orang Tua Siswa Titian Teras Ngotot Polisikan Teman Anaknya
- Orang Tua Siswa Titian Teras yang Luka-Luka Polisikan Pelaku dan Kepala Sekolah
Inilah Jambi juga mendapat kiriman foto keduanya tengah tidur di kantor asrama usai pemukulan terjadi. Posisi Raffi tampak memeluk Dzaki dari belakang.
“Itu foto waktu di kantor asrama. Keduanya disuruh tidur di sana usai kejadian. Raffi masih diperban bagian mukanya. Saya minta Dzaki menjaga Raffi malam itu dan memenuhi kebutuhan Raffi, seperti ingin minum atau lainnya, harus dilayani Dzaki. Hingga akhirnya mereka tertidur Dalam kondisi seperti itu. Saya yakin, secara naluriah mereka sudah berdamai,” ucap Pahrin Wirnadian.
Sebelumnya, Ketua Paguyuban orang tua siswa SMA Titian Teras, Kota Jambi, Idham Khalid, mengatakan, persoalan siswa berkelahi di sekolah, termasuk di Titian Teras sudah lama terjadi. Dan selama ini dapat diselesaikan dengan cara mediasi dan perdamaian.
“Dulu ada siswa berkelahi dan akan dikeluarkan, kami sarankan jangan sampai di DO. Kini kedua anak tersebut sudah tamat, satu menjadi Kapolsek di Kepulauan Riau, dan satu lagi sudah wisuda dari Universitas Trisakti. Kita musti pertimbangkan masa depan anak-anak tersebut,” papar Idham kepada Inilah Jambi, Jumat 3 Desember 2021.
Baca selengkapnya:
