Inilah Peluncuran 3 Buku Sejarah Kampung Karya Para Siswa, Pertama Kalinya Terjadi di Jambi

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Inilah Peluncuran 3 Buku Sejarah Kampung Karya Para Siswa, Pertama Kalinya Terjadi di Jambi


Inilah Jambi  – Peluncuran 3 buku Sejarah Kampung yang ditulis oleh para siswa alumni Bengkel Sastra Kantor Bahasa Provinsi Jambi (KBPJ), Sabtu malam 28 November 2015 berjalan dengan khidmat.

Meski hujan deras sempat mengguyur sebagian Kota Jambi sebelum acara, namun puluhan orang tua siswa yang anak-anaknya menjadi penulis dalam 3 buku tersebut tampak antusias menghadiri acara.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi, Yon Adlis, menyampaikan apresiasinya atas penerbitan buku-buku tersebut.

Menurut Yon, buku-buku itu merupakan buah manis dari hasil kerja anak-anak yang selama ini berkegiatan di Bengkel Sastra.

“Jadi inilah hasil dari proses yang dilakukan anak-anak di Bengkel Sastra selama ini. Ini adalah kegiatan positif. Mereka dapat menunjukkan ke orang tua, kerabat dan lainnya buah karya mereka. Mereka tidak bermain-main di Bengkel Sastra, tapi berproses secara positif,” papar Yon Adlis dalam sambutannya.

Menurut Yon Adlis lagi, dengan menulis, banyak hal yang akan didapatkan, baik oleh orang lain maupun oleh anak-anak tersebut. Salah satunya pengalaman dan wawasan.

Baca juga:

“Jika saja buku ini tidak pernah ada, banyak kita yang tidak tahu sejarah Kampung Manggis, Seberang Kota Jambi, Jerambah Bolong dan lain sebagainya. Dari buku-buku itu, anak-anak tersebut menyampaikan kepada orang lain tentang sejarah nama-nama tempat dan sebagainya,” katanya lagi.

Yon juga mengapresiasi kerja staf Kantor Bahasa Provinsi Jambi dengan berbagai kegiatan tersebut.

“Selama ini mungkin banyak masyarakat bertanya, apa itu kantor bahasa. Apa saja kerjanya. Nah, dengan buku-buku ini, semakin terang pemahaman masyarakat tentang Kantor Bahasa,” ujar dia lagi.

Ketua Bengkel Sastra KBPJ, Ricky A Manik, mengaku, acara peluncuran buku malam tersebut merupakan inisiasi mereka bersama, termasuk para siswa penulis buku.

“Mereka sangat bersemangat sekali dengan terbitnya buku-buku tersebut. Mereka juga ingin menunjukkan ke orang tua khususnya, bahwa proses mereka selama ini di Bengkel Sastra ada hasilnya, bernilai positif dan bermanfaat,” kata Ricky.

Meski kegiatan Bengkel Sastra, mulai dari pelatihan penulisan hingga pencetakan buku-buku Sejarah Kampung dibiayai dari APBN melalui Kantor Bahasa Provinsi Jambi, namun, kata Ricky, peluncuran tersebut sepenuhnya merupakan hasil kerjasama anak-anak dan panitia.

“Jadi anggaran kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan berbagai pihak, tidak masuk dalam anggaran Bengkel Sastra. Namun dengan kerjasama tersebut, kegiatan ini jadi lebih bergairah,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah siswa dari berbagai sekolah di Provinsi Jambi mengikuti pelatihan menulis di Bengkel Sastra selam hampir dua pekan.

Pemateri dalam bengkel tersebut adalah tiga orang penulis dan sastrawan yang berdomisili di Jogjakarta, yakni Hasta Indriyana, Agus Hernawan dan Timur Budi Raja.

Hasil dari pelatihan dengan metode terjun langsung ke lapangan itulah yang diwujudkan dalam tiga buku “Sejarah Kampung”.

Dalam buku itu terdapat sekitar 40 buah artikel yang mengupas sejarah sudut-sudut kota, asal-usul nama kampung, nama tempat, sejarah rumah sakit, sejarah ladang-ladang minyak, pasar, gereja dan sejarah-sejarah lainnya di Kota Jambi.

Tiga buku tersebut masing-masing berjudul “Pelangi di Atas Batanghari”, “Zamrud-zamrud Sumatra”, dan “Cerita Tentang Jambi”.

Dalam prosesi simbolik serah terima buku dari seorang penulis ke orang tuanya, terdapat dialog yang mengharukan sekaligus membuat banyak orang tertawa.

Salah seorang penulis di atas panggung memberikan buku karyanya kepada Ayahnya. Dengan spontan penulis tersebut mengatakan, “Pak, ini buku yang kami kerjakan di Bengkel Sastra ini, yang kami jalani selama dua minggu, yang sempat bikin Bapak marah-marah karena kami terlalu bersemangat dan sibuk,” katanya.

Ungkapan polos si anak membuat hadirin tertawa dan bertepuk tangan.

(Nurul Fahmy)

Terima kasih telah membaca Inilahjambi.com. Berikan informasi ini sebagai inspirasi dan insight ke sesama.
SOROTAN