Dibunuh, Perempuan Penjual Burung di Sekernan Tewas Bersimbah Darah

Sumber Serujambi.com

BERITA JAMBI TERKINI

Dibunuh, Perempuan Penjual Burung di Sekernan Tewas Bersimbah Darah

Baca juga:

Inilah Jambi – Telah terjadi pembunuhan terhadap ibu separuh baya di RT 1, Kecamatan Sekernan, Muarojambi Jumat 26 Oktober 2018 sekitar pukul 12.45 WIB.

Ketua RT 1, Eko mengatakan bahwa korban yang tewas diduga dibunuh tersebut bernama Yuliana, berusia sekitar 40 tahun dan suami bernama Alex.

“Kita belum tau jelas penyebab tewasnya korban, diduga dibunuh, kejadian tadi sebelum salat Jumat,” katanya.

Ditambahkan, saat ditemukan korban dalam keadaan tergelungkup.

“Korban berjualan burung dan toko manisan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sekernan, Iptu Edi Bernawan membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini korban sedang divisum di RSUD Ahmad Rifin,” pungkasnya.

Baca juga:

Mengerikan !!!… Wanita Muda Ditemukan Tewas Mengerikan di Penginapan, Diduga…

Inilah JambiSeorang wanita berinisial PM ditemukan tewas di penginapan Dream Jimbaran, Jalan Arwana No. 88,  Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Kamis (25/10) kemarin.

Wanita kelahiran 26 Mei 1994 asal Selemadeg Timur, Tabanan, ini ditemukan tewas dalam kondisi badan membengkak dalam keadaan telungkup di atas ranjang kamar penginapan.

“Korban sendiri baru menginap di penginapan Dream Jimbaran. Para petugas penginapan sebelumnya tidak melihat adanya tanda-tanda aneh pada korban,” kata Kanitreskrim Kuta Selata Iptu Muh. Nurul Yaqin, Kamis (25/10) malam, melansir jawapos.com.

Hingga akhirnya petugas mencoba mengonformasi kepada korban terkait perpanjangan masa inap. Namun, saat pintu kamar korban diketuk, tidak ada respons.

Pihak penginapan akhirnya membuka paksa pintu kamar tersebut menggunakan kunci cadangan. Pemilik penginapan sendiri khawatir dengan keadaan korban.

Apalagi seharusnya korban check out Rabu (24/10) lalu. Setelah pintu dibuka, pegawai penginapan menemukan korban sudah tewas di dalam selimut dalam kondisi badan membengkak.

Mendapati hal itu, pihak penginapan melapor ke polisi. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dari dalam kamar korban polisi menemukan 1 pepel CTM, 1 botol kecil arak, Gazero, minuman saset berupa Nutrisari & Cocolate, penyedap masakan Sasa dan serbuk putih, dan pencetakan kapsul dan pembungkus kapsul.

“Penyebab belum bisa dipastikan. Tapi sepertinya karena minum campuran beberapa obat,” tambah Iptu Yaqin.

 

 

Bagikan
HOT NEWS