Dilantik Jadi Bupati Lagi, Fachrori Minta Alharis Selesaikan Soal PETI

Inilah Jambi

Inilah Jambi

Bagikan:

Dilantik Jadi Bupati Lagi, Fachrori Minta Alharis Selesaikan Soal PETI


Inilah Jambi – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Merangin terpilih untuk masa bakti Jabatan 2018 – 2023, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu 22 September 2018.

Dalam pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah Jabatan dibawah Kitab Suci Al-Qur’an serta ditandain dengan Penandatanganan Fakta Integritas  Oleh Bupati  dan Wakil Bupati  Kabupaten Merangin  terpilih Alharis dan Mashuri  di hadapan Plt. Gubernur Jambi, Fachrori Umar.

Plt.Gubernur Jambi, Fachrori Umar dalam sambutannya menyampaikan pelantikan Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Merangin terpilih ini adalah merupakan amanah dari masyarakat Kabupaten Merangin yang harus dijaga yang mana sebelumnya pada pilkada serentak Pasangan Alharis dan Mashuri telah berhasil memenangkan hati masyarakat kabupaten merangin.

“Dalam hal ini, telah kita ketahui bersama pelantikan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Merangin terpilih Priode 2018-2023, tidak lepas dari dukungan Masyarakat Kabupaten merangin, serta sebelumnua saya mengapresiasi kinerja para pihak terkait yang telah sukses mengamankan pilkada serentak di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi”.Ungkap Fachrori Umar.

Tidak hanya itu, Fachrori Umar Juga berpesan Kepada pejabat Bupati dan Wakil bupati Kabupaten Merangin yang terpilih untuk memerioritaskan kinerjanya terutama persoalan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak terjadi di Kabupaten Merangin.

“Untuk Itu saya mengharapkan, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Merangin yang Terpilih dapat menyelesaikan peesoalan PETI tersebut, agar masyarakat disekitar tidak lagi terkena dampaknya atau dirugikan” Tutup Fachrori Umar.

***

Baru Ditertibkan, Puluhan Alat Berat PETI Sudah Masuk Lagi ke Sarolangun dan Bungo


Inilah Jambi — Lebih dari 40 ekskavator kembali menggempur hutan lindung, hutan adat, dan hulu-hulu sungai di Sarolangun dan Bungo, Provinsi Jambi. Meski telah digiring keluar oleh aparat penegak hukum dan masyarakat, petambang kembali leluasa masuk bagai tak gentar ancaman hukum.

Masuknya kembali para petambang telah berulang kali terjadi. Padahal, mereka sebelumnya diultimatum dan diminta menandatangani surat kesepakatan dengan aparat kepolisian untuk tidak mengulang aktivitasnya. Namun, hanya sebulan kemudian, para petambang kembali membawa masuk alat beratnya merambah hutan dan sungai demi emas.

”Setelah diultimatum aparat, tidak lama bertahannya. Para petambang itu sudah membawa masuk kembali ekskavatornya ke hutan lindung dan Sungai Limun,” kata Zawawi, Ketua Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Lubuk Bedorong, Rabu (3/3/2021).

Baca juga:

(Yudi)

Bagikan:
SOROTAN