Dulu Wagub Bilang Pemprov Jambi Akan Hapus Pengadaan Mobil Dinas Baru, Nyatanya Kini Anggarkan Rp1,9 Miliar

Inilahjambi – Pengadaan mobil dinas bagi Wakil Gubernur Jambi senilai Rp1.9 Miliar melalui Biro Pengelola Barang Milik Daerah Setda Provinsi Jambi, menuai ragam reaksi dari masyarakat. Ada yang pro dan kontra.

Di jejaring media sosial Facebook, misalnya, sebagian warganet menilai belum pantas kepala daerah membeli mobil baru disaat ekonomi masyarakat dan daya beli yang semakin menurun ini.

Namun ada pula yang menyebutkan pembelian mobil baru sudah sepantasnya bagi kepala daerah, selagi sesuai dengan prosedur.

Baca dulu: 

Penelusuran inilahjambi di internet menemukan pernyataan Fachrori Umar sendiri, pada 27 November 2016, yang mengatakan, pihaknya akan menghapus anggaran pembelian mobil dinas bagi pejabat termasuk kepala daerah pada tahun anggaran 2017 ini.

“Pemprov Jambi akan mengambil sikap tegas menghapus pengadaan fasilitas mobil dinas (mobnas). Baik itu mobnas yang digunakan oleh kepala daerah, pegawai dan pejabat di lingkungan pemprov pada tahun 2017 mendatang.
Dalam hal ini, kami telah melakukan efisiensi anggaran terutama pada belanja alat tulis kantor, perjalanan dinas, serta pengadaan peralatan kantor,” jelas Fachrori Umar dikutip dari Tribunjambi.com 27 November 2016.

Pernyataan Wakil Gubernur ini sebelumnya diperkuat oleh Kepala Bappeda Provinsi Jambi saat itu, Fauzi Ansori.

Menurut dia, pada tahun 2017, Pemprov Jambi akan melakukan efisiensi anggaran besar-besaran ke semua SKPD baik itu untuk perjalanan dinas, belanja ATK hingga pengadaan mobil dinas.

Efisiensi dilakukan agar anggaran bisa dialihkan untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Pak Gubernur bener-benar fokus kepada program yang langsung bersentuhan kepada masyarakat sehingga pengeluaran pengeluaran seperti perjalanan dinas, ATK dan pengadaan dinas ditiadakan kecuali kendaraan ambulans untuk RSUD Raden Mattaher,” ungkapnya.

Sementara itu sejak kemarin, Kepala Biro Pengelola Barang Milik Daerah Setda Provinsi Jambi, Riko Febrianto tidak merespon konfirmasi inilahjambi.com, baik melalui pesan What Apps maupun panggilan telepon dan SMS.

Kepada salah satu wartawan ang bertanya persoalan sama melalui pesan What Apps, dia hanya menjawab singkat, ‘nanti akan dijawab humas semunya’.

Sebelumnya, seperti dilihat di website LPSE Provinsi Jambi, disebutkan Biro Pengelola Barang Milik Daerah akan membeli kendaraan dinas jenis mobil yang akan digunakan oleh Wakil Gubernur Jambi senilai hampir Rp1,9 Miliar (Rp1.870.000.000,00).

Mobil tersebut dibeli menggunakan APBD Perubahan Provinsi Jambi tahun 2017. Belum diketahui mobil jenis apa seharga Rp1,9 miliar tersebut.

 

 

 

 

 

(Nurul Fahmy)

 

Bagikan
HOT NEWS