Gawat, Jokowi Akui Stok Pangan Mulai Defisit di Puluhan Provinsi

Gawat, Jokowi Akui Stok Pangan Mulai Defisit di Puluhan Provinsi

Baca juga:

Inilah Jambi – Stok pangan beberapa komoditas di puluhan provinsi di Indonesia ternyata menipis dan bahkan ada yang defisit.

Kondisi itu disampaikan Presiden Jokowi, Selasa 28 April 2020 saat memimpin rapat terbatas melaui video conference di Istana Bogor.

Presiden meminta jajaran menteri untuk terus memastikan ketersediaan stok.

Adapun stok pangan yang mengalami defisit di puluhan provinsi antara lain beras, jagung, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula, telur ayam, sampai dengan stok gula.

“Pastikan distibusinya baik, sehingga daerah yang mengalami defisit kebutuhan pokoknya dapat di-supply dari daerah yang surplus,” kata Jokowi.

Jokowi lantas menekankan bahwa transportasi antar provinsi, antar pulau, maupun antar wilayah agar tidak terganggu kendati ada sejumlah daerah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Saya cek terus, karena dengan penerapan PSBB dari beberapa provinsi dan beberapa kabupaten kota memang ada satu dua yang terganggu terutama transportasi pesawat,” jelasnnya.

“Ini tolong betul-betul kita exercise agar jangan distribusi bahan pokok, bahan yang penting tidak terganggu karena sekali lagi kita negara kepulauan,” katanya.

 

(*/)

 

Pakar: Harga BBM Saat Ini Harusnya Rp 2 Ribu Perliter

Baca juga:

Inilah Jambi – Pakar Kebijakan Publik, Agus Pambagio, menyebut harga minyak mentah di dunia (crude) terus turun secara signifikan belakangan ini. Bahkan pernah di bawah USD per barel (negatif).

Harga minyak brent juga ikut turun sekira USD22 per barel atau ICP sekitar USD21 per barel atau sekitar Rp322.560 per barel (1 USD = Rp15.360). Jumlah itu setara dengan Rp2.000 per liter.

“Seharusnya harga BBM di Indonesia bisa turun antara Rp2.000 hingga Rp3.000 per liter,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 28 April 2020.

Dia menduga harga BBM tak kunjung turun itu akibat dasar formula harga BBM terkini yang diterapkan Indonesia.baca selengkapnya

Bagikan
HOT NEWS