Jalan Muara Jernih – Kibul Dimuluskan, Simpang Seling – Sungai Manau Harus Jadi Jalan Provinsi

Jangan Lupa Berbagi

Jalan Muara Jernih – Kibul Dimuluskan, Simpang Seling – Sungai Manau Harus Jadi Jalan Provinsi


Inilah Jambi – Secara bertahap, Bupati Merangin, Al Haris terus berupaya memuluskan jalan-jalan di Kabupaten Merangin.

Saat ini sedang dalam pengerjaan memuluskan jalan dari Desa Muara Jernih ke Desa Kibul, Kecamatan Tabir Barat.

Jalan sepanjang 14,159 km ini menelan dana Rp 29,9 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Merangin 2020, dikerjakan PT Dwi Karsa Mandiri.

‘’Ini tekad kita menuntaskan jalan yang kondisinya rusak saat ini. Jalan Muara Jernih – Kibul terakhir diaspal tahun 2008. Sudah 12 tahun, wajar rusak,’’ ujar Al Haris ketika memantau pengerjaan jalan itu, Selasa kemarin.

Pengaspalan jalan Muara Jernih – Kibul ini tidak sampai di situ saja. Pada tahun anggaran berikutnya pengaspalan akan menyambung ke Desa Ngaol sampai ke Sungai Manau.

Diakui bupati, kalau pengaspalan jalan dari Simpang Seling ke Sungai Manau  itu hanya mengandalkan APBD Merangin, sangat berat.

Untuk itu Al Haris berencana meningkatkan jalan tersebut menjadi jalan Provinsi Jambi.

‘’Jalan ini harus ditingkatkan menjadi jalan provinsi untuk mempersingkat bagi warga dari Kabupaten Bungo ke Kabupaten Kerinci dan juga bisa menjadi jalan evakuasi,’’ terang Al Haris.

Mashuri Tinjau Lokasi Pemakaman Pasien Covid-19


Inilah Jambi – Plt Bupati Merangin Mashuri bersama Dandim 0420/Sarko  Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis dan Wakapolres Merangin Kompol Eddy Inganta, meninjau lokasi pemakaman pasien suspect Covid-19, Rabu (30/9).

Lokasi pemakaman yang ditinjau Mashuri juga bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait itu, lokasinya di belakang Taman Makam Pahlawan Patriot Bhakti Merangin.

‘’Lahan ini luasnya sekitar empat hektar. Lokasi ini merupakan Pemakaman ASN dan Pemakaman umum yang belum terisi. Kita telah tetapkan lokasi ini sebagai pemakaman pasien suspect Covid-19,’’ ujar Plt Bupati.

Disekeliling lokasi pemakaman tersebut lanjut H Mashuri, telah dikelilingi oleh kebun sawit milik warga. Lokasinya dianggap pas untuk pemakaman pasien suspect Covid-19, karena jauh dari pemukiman warga.

‘’Nanti kita turunkan alat berat untuk meratakan lokasi pemakaman ini. Jadi pasien suspect Covid-19 yang meninggal dunia atas persetujuan keluarganya, sudah bisa dimakamkan di lokasi ini,’’terang Mashuri.

Para pimpinan OPD yang turut hadir memantau lokasi pemakaman pasien suspect Covid-19 itu, Kadis Kesehatan Abda’i, Kadis Ketahanan Pangan Selamet dan Kadis Perkim Sardaini.

Baca juga:

 

 

(hms/rdc)

Jangan Lupa Berbagi
SAKSIKAN VIDEO DI BAWAH INI: Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2021-2022 Yayasan Jami' Al Falah Jambi
SOROTAN