Jalan Provinsi di Desa Jebus Banjir Lagi, Material PU Cuma Tertumpuk di Sana Sejak 2019

Jalan Provinsi di Desa Jebus Banjir Lagi, Material PU Cuma Tertumpuk di Sana Sejak 2019

Inilahjambi – Banjir kembali merendam ruas jalan provinsi di Desa Jebus, Kecamatan Kumpe, Kabupaten Muarojambi sejak Jumat 30 Januari 2020. Hingga Senin 3 Februari 2020, banjir sedalam lutut orang dewasa itu masih menggenangi jalan.

Menurut Edi, warga yang melintas, sebenarnya dia melihat banyak material milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi tertumpuk di lokasi itu. Namun hingga kini belum ada pengerjaan perbaikan jalan itu sama sekali.

Baca juga: Jalan Provinsi di Desa Jebus Muarojambi Terendam Banjir, Sekali Melintas Warga Bayar Rp 20 Ribu

“Material itu saya lihat sudah ada sejak tahun 2019 kemarin. Tapi sampai kini tak dikerjakan juga. Sudah jadi buntang itu barang. Kan mubazir,” katanya.

Dikatakan Edi, kalau saja Dinas PU segera memperbaiki jalan itu setelah material didatangkan, maka banjir hari ini tidak akan terjadi lagi.

“Masyarakat yang tekor. Sekali melintas naik perahu warga harus bayar Rp10-20 ribu. Belum pulangnya,” kata dia lagi.

Dia berharap agar pemerintah segera mengeksekusi perbaikan jalan itu. Sebab persoalan banjir itu sudah lama dirasakan masyarakat pengguna jalan.

Belum ada jawaban dari pihak terkait. Staf humas Dinas PUPR Provinsi Jambi, Ivan, mengatakan akan meneruskan berita itu ke pihak terkait di instansinya.

Hingga pagi ini, Senin 3 Februari 2020, banjir sedalam 50 centimeter itu menghambat lalu lintas barang dan orang.

Menurut Edi, akibat banjir sejak 3 hari lalu itu, aktivitas warga jadi terhambat. Kendaraan jenis motor tidak dapat melintas, sehingga warga menggunakan jasa perahu.

Baca juga: Jalan Nasional Sungaipenuh-Tapan Tertimbun Longsor,…

“Untuk melintasi jalan ini kami harus naik perahu. Bayar Rp10-20 ribu sekali menyeberang sepanjang 100-200 meter,” kata Edi.

 

TagJalan provinsi, Infrastruktur

 

 

Bagikan
HOT NEWS